Kecewa Bukan Main! Ditolak Kerja karena WNA

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Minggu, 22 November 2020 12:02
Kecewa Bukan Main! Ditolak Kerja karena WNA
Lho... kok bisa?

Dream – Sebuah perusaan asuransi cabang Malaysia, mendapatkan kecaman karena diskriminasi sosial. Salah satu staf perusahaan diduga menolak seorang pria asing yang datang untuk wawancara kerja.

Dikutip dari World of Buzz, Minggu 22 November 2020, pria ini bernama Benice Chibundu Nkpokiti. Pria asal Nigeria ini sudah tinggal di Malaysia selama hampir enam tahun. Dia diusir dari sebuah wawancara setelah tahu bahwa Benice adalah orang asing.

“ Saya dipanggil untuk wawancara di perusahaan, setelah memposting resume dan CV saya melalui platform lamaran kerja,” kata Benice.

Ketika hari wawancara tiba, dia menyewa mobil dan berkendara selama lebih dari 1 jam 30 menit untuk mencapai lokasi. Bahkan, pria ini sampai tidak sempat untuk sarapan karena terlalu bersemangat.

“ Ini pertama kalinya setelah enam tahun dipanggil untuk wawancara,” kata Benice.

Saat masuk ke dalam, dia disuruh duduk di ruang tamu. Hal selanjutnya membuatnya terkejut setengah mati.

1 dari 3 halaman

Kaget

Orang yang seharusnya mewawancarainya datang dan berkata agak kasar. “ Kamu siapa? Apa yang kamu lakukan di sini?” tanya orang itu.

Benice tetap tenang dan menjawab dengan sopan. “ Hai, selamat pagi. Saya diminta datang ke sini dan menunggu wawancara kerja.”

Lalu, orang tersebut menjawab perusahaannya tidak mempekerjakan orang asing. “ Kami tidak mempekerjakan orang asing. Bahkan, jarang mempekerjakan orang India.”

Benice terkejut. Dia lalu mengeluarkan ponsel untuk mulai merekam sebagai bukti bahwa perkataannya bukanlah sebuah cerita.

“ Pria itu sadar dan mencoba untuk bersikap sopan, tapi tetap mengatakan apa yang dikatakan,” kata Benice.

Pria berusia 23 tahun ini menyebut telah memberikan keterangan bahwa dia adalah warga negara asing di CV yang dikirim ke perusahaan asuransi tersebut. Bahkan, dia juga menyertakan video di WhatsApp sebelum wawancara sehingga bisa melihatnya dengan jelas.

2 dari 3 halaman

Kecewa

Benice mengirimkan pesan kepada perusahaan setelah meninggalkan tempat itu. Dia menjelaskan betapa kecewa dirinya atas kejadian ini.

Sekadar informasi, Benice menyelesaikan pendidikan di sekolah menengah pada usia 14 tahun. Dia juga menyelesaikan gelar di keperawatan dan menyelesaikan program sarjana di bidang administrasi bisnsi. Benice juga akan melanjutkan gelar magister pada Januari 2021. Benice termasuk siswa yang cerdas dan lulus dengan nilai yang sangat baik dan pernah bekerja sebagai perawat di Malaysia.

“ Saya adalah perawat terdaftar dan telah membantu banyak warga Malaysia. Bahkan, saya bisa berbahasa Melayu dengan lancar,” kata dia.

Benice nekat menghadiri wawancara di tengah pandemi Covid-19 dan menghabiskan uang untuk transportasi. Namun, pria ini kecewa karena ditolak dengan alasan orang asing.

“ Saya sakit sekali, bahkan tidak bisa makan atau meninggalkan kamar. Sangat menyedihkan dan membuat berpikir untuk bunuh diri,” kata dia.

“ Untuk teman-teman Malaysia, terutama yang mengaku menyukai saya, ini kesempatan kamu untuk mengakhiri rasisme. Hidup tidak adil bagi kulit hitam dan orang India,” kata dia.

3 dari 3 halaman

Minta Maaf

Dalam pernyataan tertulis kepada World of Buzz, perusahaan itu meminta maaf dan menyesal atas insiden yang terjadi. Perusahaan ini menegaskan, praktik rekrutmen dilakukan inklusif dan adil.

Perusahaan ini menghubungi Benice pada 18 November 2020 dan meminta maaf serta menjelaskan praktik perekrutan. Perusahaan ini juga melakukan penyelidikan dan menemukan, tuduhan yang diajukan tidak berdasar.

“ Pada 18 November kami menghubungi Pak Nkpokiti untuk meminta maaf dan menjelaskan praktik perekrutan kami. Pada saat yang sama, kami juga telah menyelesaikan penyelidikan kami dan menemukan bahwa tuduhan yang diajukan terhadap tidak berdasar. Kami mengakui uji tuntas tidak dilakukan oleh agen kami saat memilih Tuan Nkpokiti untuk posisi agen asuransi,” kata perusahaan.

Perusahaan asuransi multinasional ini menegaskan selalu mengamati praktik ketenagakerjaan yang adil dan memberikan kesempatan yang sama untuk semua orang.

“ Insiden ini sangat disesalkan dan kami menyakini publik bahwa tindakan yang tepat telah diambil untuk mengatasi kekurangan ini,” kata perusahaan asuransi ini.

Beri Komentar