Kemenag Dan Baznas Meluncurkan Sistem Entri Data Zakat Nasional Berbasis Online (dream.co.id/Maulana Kautsar)
Dream - Kementerian Agama (Kemenag) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyelaraskan basis data zakat nasional melalui Sistem Manajemen Informasi Baznas (SiMBA).
Langkah strategis ini diharapkan bisa membantu kepentingan pelaporan hasil penghimpunan dan penyaluran zakat secara nasional.
" Melalui SiMBA, maka terintegrasilah sistem pencatatan zakat secara nasional. Baznas di kabupaten, kota, provinsi dan nasional dan dengan Kemenag menggunakan sistem yang sama," kata Ketua Baznas Bambang Sudibyo di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Rabu, 5 Oktober 2016.
Bambang mengungkapkan potensi zakat nasional diperkirakan senilai Rp217 triliun. Tetapi, potensi itu belum tersentuh seluruhnya.
Dengan sistem informasi pelaporan yang lebih baik diharapkan laporan zakat dari Baznas semakin baik. Bambang juga berharap sistem pelaporan tersebut memberi dampak berupa meningkatnya kepercayaan publik terhadap badan amil zakat.
Bambang mengatakan sejauh ini lembaga amil zakat (LAZ) di luar Baznas, sudah memiliki sistem manajemen yang baik. Bahkan, sistem yang dijalankan jauh lebih baik jika dibandingkan dengan milik Baznas.
Sementara itu, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyambut baik kemunculan SiMBA. Lukman menilai sistem ini dapat mendorong kepercayaan publik terhadap badan amil zakat.
" Ini adalah tonggak bersejarah di era digital. Sehingga zakat yang terhimpun lebih transparan, akuntabel dan menumbuhkan kepercayaan masyarakat dan Baznas bisa dirasakan manfaatnya bagi yang membutuhkan," kata Lukman.
Dia berharap manajemen informasi tersebut dapat mendorong pengelolaan zakat ke arah yang lebih baik. " Baznas menjadi medium yang menjembatani hal-hal dimaksud. Ini tentu strategis," kata dia.(Sah)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global