Bantah Masuk Kerja 25 Mei, Staf Khusus BUMN: Itu Skenario New Normal

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 19 Mei 2020 06:12
Bantah Masuk Kerja 25 Mei, Staf Khusus BUMN: Itu Skenario New Normal
Ini alasannya.

Dream – Beredar informasi, Kementerian BUMN mewajibkan para pekerja BUMN kembali bekerja pada 25 Mei 2020. Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, membantah kabar tersebut.

“ Mengenai adanya informasi yang mengatakan bahwa Kementerian BUMN mewajibkan BUMN untuk bekerja tanggal 25 itu hoax. Kami tidak pernah mengatakan ada kewajiban kerja tanggal 25 Mei,” kata Arya di Jakarta, kepada wartawan, Senin 18 Mei 2020.

Sekadar informasi, Menteri BUMN, Erick Thohir, merilis Surat Edaran S-336/MBU/05/2020 tentang Antisipasi Skenario The New Normal Badan Usaha Milik Negara. Dalam surat ini, Arya menyebut masing-masing perusahaan pelat merah diminta untuk membut task force kesiapan BUMN menuju “ The New Normal”.

“ Itu adalah fase-fase di mana kalau ada keadaan new normal terjadi," tegasnya. 

Menurut  Arya, jika ada tulisan atau pemberitaan yang menyatakan karyawan BUMN kembali bekerja tanggal 25 Mei 2020 mendatang, hal tersebut tidak benar

" Itu adalah berita hoax,” kata dia.

1 dari 2 halaman

Terapkan 'The New Normal' Mulai 25 Mei 2020, KAI Siapkan Protokol Khusus

Dream – Pandemi virus corona telah mengubah sejumlah aspek kehidupan manusia, termasuk cara bekerja. PT Kereta Api Indonesia misalnya, mereka kini tengah menyiapkan skenario The New Normal.

" Saat ini kami sedang mempersiapkan protokol untuk mengantisipasi skenario penerapan The New Normal di KAI," kata Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo.

Kementerian BUMN memang akan menerapkan aturan bekerja bagi karyawan di tengah pandemi corona. Salah satunya, karyawan berusia 45 tahun ke bawah bisa bekerja, tapi dengan protokol lebih ketat.

PT KAI pun menindaklanjuti arahan Menteri BUMN melalui surat dengan nomor S-336/MBU/05/2020 pada 15 Mei 2020 perihal Antisipasi Skenario The New Normal BUMN.

© Dream

Protokol tersebut akan mengatur langkah-langkah dan tahapan yang akan diterapkan oleh KAI dalam menyambut The New Normal yang akan dimulai pada 25 Mei 2020.

Selain pelayanan kepada pelanggan, protokol juga akan mengatur pekerja berusia di bawah 45 tahun untuk masuk kantor seperti biasa, namun tetap memperhatikan aturan PSBB di masing masing wilayah kerja.

" Meskipun sebagian karyawan yang berusia di atas 45 tahun masih WFH, termasuk pembagian WFO secara bergantian dan disiplin phisycal distancing, namun kami tetap berkomitmen untuk menjaga produktifitas seluruh pekerja KAI," kata Didiek.

2 dari 2 halaman

Fokus Layanan KLB hingga Angkutan Barang

Sampai saat ini, KAI fokus kepada pelayanan kereta api luar biasa (KLB), KA lokal, KRL, dan KA Angkutan Barang. Ini merupakan tangung jawab BUMN transprotasi untuk ikut mencegah penyebaran Covid-19.

Dalam pengoperasiannya, KAI tetap menjalankan protokol pencegahan Covid-19 yang diawasi oleh Satgas Covid-19 KAI yang telah terbentuk sejak Maret 2020. Khusus untuk layanan KA Penumpang, KAI akan tetap mengikuti perkembangan sesuai dengan aturan yang diterbitkan Kementerian Perhubungan selaku regulator perkeretaapian. 

Untuk terus bisa mendapatkan info terbaru pelayanan kereta api, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di 021-121, email di cs@kai.id, dan sosial media KAI 121.

“ Dalam masa pandemi seperti ini, KAI berkomitmen bahwa BUMN sebagai salah satu penggerak perekonomian bangsa harus tetap berjalan dengan tetap menjalankan protokol pencegahan Covid-19,” kata dia. 

Beri Komentar