Kisah Pilu Anak Yatim Piatu: Diusir Kakak, Tak Bisa Kerja karena Ijazah Ditahan Perusahaan

Reporter : Alfi Salima Puteri
Jumat, 22 April 2022 07:13
Kisah Pilu Anak Yatim Piatu: Diusir Kakak, Tak Bisa Kerja karena Ijazah Ditahan Perusahaan
Pria tersebut bercerita bahwa ia sudah yatim piatu sejak kecil dan terlahir cacat mata. Ayahnya telah wafat sebelum ia lahir.

Dream Sebuah kisah pilu seorang anak yatim piatu sejak kecil dan memiliki keterbatasan fisik viral di media sosial. Kisah ini dibagikan oleh akun Instagram @insta_julid.

Pria tersebut bercerita bahwa ia sudah yatim piatu sejak kecil dan terlahir cacat mata. Ayahnya telah wafat sebelum ia lahir.

" Dan ibu meninggal pas usia aku 3 tahun, aku terlahir cacat mata sehingga aku hanya bisa melihat dengan satu mata," tulisnya dalam  video tersebut.

Pria ini merupakan anak bungsu dari empat bersaudara. Namun, memiliki seorang kakak yang mengalami masalah kejiwaan sehingga ia harus menjadi tulang punggung.

1 dari 4 halaman

" Kakak pertama kena penyakit kejiwaan, kakak kedua meninggal dunia dan kakak ketiga sangat tempramental," lanjutnya.

Ia mengaku sudah lulus SMK. Akan tetapi, ia diusir dari rumah oleh kakaknya.

" Sekolah dengan BKSM Alhamdulillah bisa lulus SMK. Maret 2021 berantem sama kakak karena saya tak kunjung dapat kerja akhirnya terusir," ujarnya.

Pria ini harus menghadapi kembali pahitnya hidup saat ijazahnya ditahan oleh perusahaan tempatnya dulu bekerja. Hal ini lantaran ia keluar sebelum masa kontrak kerjanya habis.

2 dari 4 halaman

" Ijazah ditahan perusahaan karena keluar sebelum kontrak habis karena ketidaksanggupanku bekerja. Mata sampe burem, nasib anak kekurangan," tulisnya pilu.

Ia tidak bisa mengambil ijazahnya yang ditahan karena harus membayar denda pinalti sebesar Rp25-30 juta. Karena tidak sanggup membayar, ia membiarkan ijazahnya tersebut.

Pria ini pun sudah meminta tolong kepada Depnaker Jakarta Pusat, tetapi pihak mereka tidak bisa berbuat apa-apa.

3 dari 4 halaman

Sontak saja video tersebut menuai beragam komentar dari warganet.

" Sekarang udah ga boleh loh perusahaan tahan-tahan ijazah," komentar seorang warganet.

" Semoga ada yang membantu kamu ya, menahan ijazah itu melanggar HAM. Parah banget perusahaan seperti itu," komentar warganet lainnya.

4 dari 4 halaman

      View this post on Instagram      

A post shared by Insta Julid (@insta_julid)

Beri Komentar