Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
KORPRI Meminta PNS Tidak Cemas Menyikapi Wacana Pengurangan 1 Juta PNS.
Dream - Ketua Umum Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI), Zudan Arif Fakhrullah, meminta seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) agar tidak galau menghadapi rencana rasionalisasi atau penataan PNS.
Sebab, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menengaskan rasionalisasi PNS terjadi secara alamiah lewat pertumbuhan negatif (negative growth).
Zudan mengatakan Jokowi mencontohkan jika ada 100 ribu orang PNS yang pensiun. PNS baru yang akan diangkat nantinya cukup 40 ribu atau tak lebih dari 50 persen.
" Jadi, ini yang disebut dengan negative growth, pertumbuhannya negatif, sehingga secara alamiah PNS kita akan berkurang," kata dia di Jakarta, dikutip dalam setkab.go.id, Jumat 10 Juni 2016.
Zudan mengatakan Jokowi meminta PNS untuk tenang dan bekerja dengan baik. Dia mengatakan, menurut informasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), ada 700 ribu orang yang akan pensiun dalam lima tahun ke depan. Sementara itu, jumlah PNS saat ini sebanyak 4,4 juta orang.
Pemerintah saat ini sedang melakukan pemetaan secara mendalam dan sungguh-sungguh. Dalam pelayanan publik bukan manusia saja yang harus dilayani oleh PNS. Oleh karena itu, dia menilai struktur penduduk bukan-satu-satunya tolak ukur karena ada luas wilayah, ada tingkat kesulitan geografis misalnya hutan yang harus dijaga atau sungai yang harus dijaga dan laut yang harus dijaga, yang kesemuanya itu memerlukan PNS.
" Saat ini pemerintah sedang melakukan penataan secara sangat seriu barapa jumlah yang dibutuhkan itu," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya