Krisis Kentang Goreng Hantam McDonald's

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 7 Januari 2015 14:16
Krisis Kentang Goreng Hantam McDonald's
Solusinya, pemilik restoran cepat saji McDonald's di Venezuela menawarkan makanan khas.

Dream - Kejadian tak lazim terjadi di jaringan restoran cepat saji raksasa, McDonald's. Hidangan utama berupa kentang goreng tiba-tiba menghilang dari menu makanan restoran ini.

Fenomena langka ini terjadi di lebih dari 100 restoran cepat saji McDonald's yang beroperasi di Venezuela. Alhasil, pelayan menawarkan makanan tradisional yuca sebagai pengganti kentang goreng.

Mengutip laman emirates247, Rabu, 7 Januari 2015, McDonald's dituding melanggar kontrak dengan pekerja di dermaga pantai barat Amerika. Akibatnya, pengapalan kentang terhenti.

Persoalan yang terjadi ini juga membuat gerai McDonald's di Jepang mengalami kelangkaan kentang goreng pada bulan lalu.

Juru bicara McDonald's untuk kawasan Amerika Selatan, Sonia Ruseler menolak berkomentar seputar kelangkaan kentang goreng di Venezuela. Apalagi kondisi ini justru tak terjadi di negara tetangga Venezuela.

Sambil mengatasi kelangkaan ini, Ruseler mengatakan McDonald's akan menawarkan menu-menu makanan yang sepenuhnya asli Venezuela.

Sementara itu, Burger King, berusaha memanfaatkan kondisi yang dialami pesaingnya, McDonald's. Dalam akun Twitternya, Burger King mengatakan masih menawarkan makanan khas Amerika, kentang goreng.

Chief Marketing Officer dari US Potato Board mengakui impor kentang beku sebetulnya sudah bermasalah sebelum memuncaknya konflik dengan pekerja. Selama 10 bulan terakhir 2014, Venezuela hanya mengimpor 14 persen kentang beku dari kantor McDonald's di Washington.

Masalah kelangkaan kentang goreng juga dipicu oleh kebijakan ketat nilai tukar yang dilakukan sejumlah negara. Akibatnya, perusahaan sulit mendapatkan uang dolar AS.

Alhasil, harga makanan cepat saji seperti Happy Meal di negara ini lebih mahal dibandingkan kawasan lain di dunia.

Beri Komentar