Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Kentang Goreng McDonald's (http://ind.gmnews.com/)
Dream - Kejadian tak lazim terjadi di jaringan restoran cepat saji raksasa, McDonald's. Hidangan utama berupa kentang goreng tiba-tiba menghilang dari menu makanan restoran ini.
Fenomena langka ini terjadi di lebih dari 100 restoran cepat saji McDonald's yang beroperasi di Venezuela. Alhasil, pelayan menawarkan makanan tradisional yuca sebagai pengganti kentang goreng.
Mengutip laman emirates247, Rabu, 7 Januari 2015, McDonald's dituding melanggar kontrak dengan pekerja di dermaga pantai barat Amerika. Akibatnya, pengapalan kentang terhenti.
Persoalan yang terjadi ini juga membuat gerai McDonald's di Jepang mengalami kelangkaan kentang goreng pada bulan lalu.
Juru bicara McDonald's untuk kawasan Amerika Selatan, Sonia Ruseler menolak berkomentar seputar kelangkaan kentang goreng di Venezuela. Apalagi kondisi ini justru tak terjadi di negara tetangga Venezuela.
Sambil mengatasi kelangkaan ini, Ruseler mengatakan McDonald's akan menawarkan menu-menu makanan yang sepenuhnya asli Venezuela.
Sementara itu, Burger King, berusaha memanfaatkan kondisi yang dialami pesaingnya, McDonald's. Dalam akun Twitternya, Burger King mengatakan masih menawarkan makanan khas Amerika, kentang goreng.
Chief Marketing Officer dari US Potato Board mengakui impor kentang beku sebetulnya sudah bermasalah sebelum memuncaknya konflik dengan pekerja. Selama 10 bulan terakhir 2014, Venezuela hanya mengimpor 14 persen kentang beku dari kantor McDonald's di Washington.
Masalah kelangkaan kentang goreng juga dipicu oleh kebijakan ketat nilai tukar yang dilakukan sejumlah negara. Akibatnya, perusahaan sulit mendapatkan uang dolar AS.
Alhasil, harga makanan cepat saji seperti Happy Meal di negara ini lebih mahal dibandingkan kawasan lain di dunia.
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha