Ilustrasi
Dream - Lembaga pemeringkat internasional, Standard & Poor's memberikan lampu kuning pada aktivitas penerbitan surat utang syariah (Sukuk). Berkurangnya kepercayaan pasar negara berkembang dan turunnya harga minyak dituding bakal menurunkan penerbitan sukuk global.
S&P memperkirakan penerbitan sukuk pada tahun ini hanya akan berkisar pada angka US$ 100 miliar sampai US$ 115 miliar. Angka ini tak bergerak banyak selama dua tahun terakhir.
Sukuk korporasi dan berdenominasi mata uang asing merupakan produk surat utang syariah paling banyak diterbitkan. Sebagian besar penerbitan sukuk ditujukan untuk membiayai proyek.
" Kemungkinan perlambatan pertumbuhan di Malaysia dan Negara Kawasan Teluk (GCC), akan menghantam permintaan dan pasokan produk keuangan Islami," ujar S&P dalam keterangannya seperti dikutip Dream dari laman thenational.ae, Selasa, 20 Januari 2015.
Koreksi harga minyak diyakini bakal berdampak pada kekuatan bank-bank di kawasan Teluk. Padahal sebelumnya, aset keuangan syariah di kawasan ini telah melambat.
Naiknya suku bunga Amerika Serikat diperkirakan bakal mengurangi likuditas global. Lebih jauh, kondisi ini akan mengurangi permintaan sukuk.
Analis lain justru berpandangan berbeda. Turunnya harga minyak dunia malah akan membuat penerbitan sukuk makin marak.
Bahrain dan Oman kemungkinan besar akan menerbitkan sukuk seiring turunnya harga minyak dunia. Kondisi ini beriringan dengan turunnya cadangan devisa dan rencana belanja yang membengkak.
Tunisia direncananya menerbitkan sukuk senilai US$ 500 juta pada kuartal ketiga tahun ini. Sementara Nigeria, Korea, Mesi, Meksiko, Kazhastan, Kenya, Filipina, dan Thailand telah menyatakan minatnya menerbitkan Sukuk.
Advertisement

Sering Dikira Makanan Sehat, Sejumlah Makanan dan Minuman Ini Ternyata Makanan Olahan

Apa Sebenarnya Wangi Musk? Mengapa Aroma Ini Tengah Digemari?

Vrindavan di Mulut Netizen, Bharat di Konstitusi: Dua Cara Berbeda Menyebut Negeri India

Pentingnya Menunjukkan kepada Anak seperti Apa Pekerjaan Orang Tua

Kerangka Berusia 3.500 Tahun dari Vietnam Mengungkap Asal-Usul Sifilis

'First Night Effect': Alasan Ilmiah Kenapa Sulit Tidur Nyenyak di Malam Pertama Tempat Baru

Lebih Baik Menggunakan Pakaian Longgar atau Ketat Saat Berolahraga?