McDonald's Gugat Mantan CEO

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Rabu, 12 Agustus 2020 10:12
McDonald's Gugat Mantan CEO
Stephen Easterbrook memiliki hubungan seksual dengan banyak karyawan dan melanggar kebijakan perusahaan.

Dream - McDonald's Corp menggugat mantan CEO mereka, Stephen Easterbrook. Perusahaan fast food terkemuka di dunia itu menuding Easterbook melakukan penipuan dan berbohong selama penyelidikan mengenai kasus hubungan seksual dengan tiga karyawannya.

Dikutip dari BBC, Selasa 11 Agustus 2020, dalam gugatan dinyatakan bahwa hasil penyelidikan internal diketahui Stephen Easterbrook memiliki hubungan seksual dengan banyak karyawan dan melanggar kebijakan perusahaan.

Easterbrook berbohong selama penyelidikan atas perilakunya, kata pengajuan itu.

1 dari 3 halaman

McDonald's mengungkapkan informasi baru tentang tindakan Easterbrook yang terungkap pada bulan Juli sehingga mendorong penyelidikan lebih lanjut.

Sebuah penyelidikan diduga mengungkapkan bahwa Easterbrook berbohong kepada perusahaan dan menghancurkan informasi mengenai perilakunya yang tidak pantas, termasuk melakukan hubungan seksual dengan tiga karyawan sebelum pemecatannya. Namun tidak ada satu pun karyawan yang disebutkan namanya.

Sebelumnya, Easterbrook memberi tahu penyelidik pada bulan Oktober bahwa dia hanya memiliki satu hubungan dengan seorang karyawan.

2 dari 3 halaman

Namun, penyelidik menemukan bukti baru termasuk lusinan foto dan video wanita telanjang atau eksplisit secara seksual termasuk gambar karyawan wanita yang diambil pada akhir 2018 atau awal 2019 dan dikirim sebagai lampiran dari akun email perusahaannya ke email pribadinya, menurut gugatan tersebut.

Easterbrook diduga menghapus foto dan email itu dari ponselnya sebelum digeledah oleh para penyelidik.

McDonald's langsung memecat Easterbrook pada November 2019 yang ditentukan oleh Dewan Komisaris sebagai pelanggaran kebijakan perusahaan.

3 dari 3 halaman

Sebelumnya Dewan Komisaris pada November lalu menemukan bahwa Stephen Easterbrook yang memimpin McDonald's sejak 2015, telah " menunjukkan penilaian yang buruk" yang melibatkan hubungan seksual tersebut.

" Ini adalah kesalahan. Mengingat nilai-nilai perusahaan, saya setuju dengan dewan direksi bahwa inilah saatnya bagi saya untuk pindah," kata Easterbrook tentang hubungan tersebut dalam email kepada karyawannya pada November lalu.

Beri Komentar