Ini Standar Gaji Lulusan Universitas, Mana Sektor Paling Menjanjikan?

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Rabu, 6 Mei 2020 07:33
Ini Standar Gaji Lulusan Universitas, Mana Sektor Paling Menjanjikan?
Kalau kata BPS, begini kisaran gaji lulusan kampus?

Dream – Semakin tinggi jenjang pendidikan, upah yang diperoleh akan meningkat. Hal ini dibuktikan oleh laporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan pekerja atau buruh lulusan universitas masih yang tertinggi pada Februari 2020.

Upah rata-rata lulusan universitas mencapai Rp4,56 juta.

Dikutip dari Merdeka.com, Rabu 6 Mei 2020, upah pendidikan SD ke bawah sebesar Rp1,79 juta. Jika dibandingkan dengan upah buruh lulusan SD, buruh berpendidikan universitas akan menerima 2,5 kali lipat lebih tinggi.

Sementara untuk upah buruh per Februari 2020, Kepala BPS, Suhariyanto melanjutkan, besarannya secara rata-rata yakni Rp2,92 juta per bulan.

Adapun rata-rata upah buruh laki-laki sebesar Rp3,18 juta, dan perempuan Rp2,45 juta.

1 dari 3 halaman

Sektor Tambang Berikan Pendapatan Bulanan Terbanyak

Suhariyanto mengatakan, tenaga kerja di sektor pertambangan dan penggalian memiliki pendapatan bulanan terbanyak, yakni sekitar Rp5,10 juta. Rinciannya, buruh laki-laki Rp5,63 juta per bulan dan perempuan Rp5,08 juta per bulan.

" Kalau sektor dengan upah terendah itu di jasa lainnya seperti salon, buruh cuci, yang sebesar Rp1,71 juta (per bulan)," ujar Suhariyanto.

2 dari 3 halaman

Fresh Graduate Boleh Minta Gaji Tinggi, Asal...

Dream – Saat wawancara kerja, gaji bisa mengganjal para pelamar untuk mendapatkan pekerjaan impian. Apalagi jika yang melamar adalah lulusan baru.

Dikutip dari keterangan tertulis Jobstreet yang diterima Dream, Selasa 24 Maret 2020, tak sedikit para lulusan kerja mengajukan gaji yang lebih tinggi daripada yang ditawarkan. Padahal, rata-rata lulusan baru belum mengantongi pengalaman kerja.

Dengan minimnya pengalaman kerja, bolehkah lulusan baru meminta gaji di angka yang melebihi standar gaji lulusan baru pada umumnya?

 

 © Dream

 

Jawabannya, tentu saja boleh. Tapi, ada faktor yang menentukan apakah kamu layak digaji besar oleh perusahaan atau tidak. Kamu boleh minta gaji besar kalau kamu punya skill-set yang lengkap di suatu bidang. Misalnya kamu adalah seorang akuntan yang dapat menguasai banyak software untuk akuntansi, seperti Ms. Excel, MYOB, Zahir, dan lainnya.

Atau kamu seorang Digital Marketing yang memahami penggunaan analytic tools untuk media sosial, mengerti SEO dan SEM, dan mampu menganalisa data-data. Kamu bisa belajar hal-hal tersebut lewat internet atau magang di perusahaan, nanti akan ada senior yang ngajarin kamu.

3 dari 3 halaman

Punya `Paket Lengkap`? Tak Masalah

Kalau kamu seorang kandidat yang mempunyai skill-set lengkap, tentunya perusahaan akan berani memberikan gaji yang besar untuk kamu. Tinggal perusahaan yang akan menentukan apakah kamu layak atau tidak untuk posisi itu.

Sekadar informasi, kalau lulusan baru yang mengincar gaji besar, kamu bisa mengincar perusahaan-perusahaan yang berbasis teknologi. Misalnya, startup di posisi IT, pengembang, atau mengikuti management trainee di perusahaan-perusahaan besar.

Beri Komentar