Negeri Arab Memanas, Warga Qatar Panik dan Timbun Makanan

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 6 Juni 2017 18:14
Negeri Arab Memanas, Warga Qatar Panik dan Timbun Makanan
Enam negara Arab memutus hubungan diplomatik dengan Qatar.

Dream – Masyarakat Qatar ramai-ramai menimbun makanan. Mereka cemas pemutusan hubungan diplomatik yang dilakukan negara-negara Arab terhadap Qatar bisa memicu pembatasan ekonomi dan kelangkaan barang.

Dilansir dari CNN Money, Selasa 6 Juni 2017, enam negara Arab, termasuk Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Bahrain, telah memutus hubungan diplomatik dengan Qatar setelah mereka menuding Qatar mendukung  gerakan terorisme dan membuat wilayah tidak stabil. Negara itu pun menyebut tudingan itu tidak benar dan tidak berdasar.

Qatar memang salah satu negara kaya, tetapi sebagian besar makanannya berasal dari impor. Pemutusan hubungan diplomatik ini menjadikan makanan sebagai isu besar di Qatar karena penutupan akses jalan dan udara sangat berdampak pada pengiriman barang ke Qatar.

“ Keamanan makanan menjadi isu yang besar di sini,” kata periset tamu di Brooking Doha Center, Adel Abdel Ghafar.

Ghafar mengatakan supermarket lokal, pada hari Senin (5/6/2017), lebih sibuk daripada hari-hari hiasanya. Beberapa rak telah kosong, termasuk susu dan hasil ternak. Beberapa orang mengunggah foto keramaian toko di media sosial.

“ Toko cukup sibuk di #Doha, #Qatar selama Ramadan. Tapi, penutupan perbatasan #Saudi dan kekurangan makanan adalah skenario yang tergila,” kata penghuni Qatar, Allison Furlong.

Ghafar mengatakan krisis diplomatik telah berdampak kepada supermarket dan pemerintah belum merespons. “ Tapi, saya pikir masalah ini akan segera direspons dan dapatkan susu, hasil ternak, dan pasokan makanan dari negara lain,” kata dia.

Iran Tawarkan Makanan

Menurut kantor berita semi resmi Iran, Fars, Iran siap untuk mengapalkan makanan ke Qatar lewat tiga pelabuhannya di daerah selatan dalam kurun waktu 12 jam.

Ternyata, ketegangan Qatar dengan negara-negara Arab lainnya dipicu dari bersedianya Qatar untuk bekerja sama dengan Iran. Walaupun negara ini terkenal dengan produsen gas alam sebanyak 1.800 triliun meter kubik, embargo Arab Saudi terhadap Iran sangat menyakitkan. Dikatakan bahwa diplomat Qatar dan warga Qatar harus meninggalkan Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Bahrain dalam kurun waktu 14 hari.(Sah)

Beri Komentar
BJ Habibie Dimakamkan di Samping Ainun Habibie