Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Diskusi Fashionpreneur Yang Digelar Label Ria Miranda Dan HijUp (Dream)
Dream - Bisnis fesyen Muslim di Indonesia sedang dalam kondisi yang baik. Beberapa fesyen blogger dari mancanegara bahkan menjadikan Indonesia sebagai kiblatnya.
Menurut Managing Director label Ria Miranda, Pandu Rosadi potensi inilah yang harus dijaga. Untuk itu dia menyebutkan peran penting tujuan dalam berbisnis fesyen.
"Tujuannya kita untuk berbisnis itu apa sih? Pertanyaan inilah yang nantinya akan membentuk brand DNA label usaha Anda," jelas pria yang sekaligus suami dari desainer Ria Miranda ini di acara Fashionpreneur yang digelar di Conclave, Jakarta, Sabtu, 28 November 2015.
Selain menekankan pada tujuan berbinis, salah satu hal yang penting bagi para calon pengusaha muda adalah perencanaan. Baginya, perencanaan itu menjadi modal utama tercapainya tujuan dari bisnis yang dijalani. Salah satu perencanaan yang penting untuk dilakukan adalah menciptakan komunitas.
"Pembeli itu sebetulnya tidak loyal. Maka, bangun relation management dengan pembeli. Biarlah para pembeli yang kemudian membuat komunitasnya sendiri," kata pria berkacamata.
Jaringan komunitas inilah yang dianggap menjadi modal penting bagi bisnis fesyen hijab di Indonesia. Sebab, menurut CEO HijUp Diajeng Lestari, banyak fesyen blogger dunia yang belajar mengenai dunia fesyen hijab di Indonesia.
"Ketika saya mengunjungi Bahrain, saya ditanyai seorang fesyen blogger asal Bahrain mengenai label-label karya desainer Indonesia. Dia ternyata telah meneliti sangat dalam perkembangan fesyen hijab di Indonesia," ungkapnya.
Untuk itu, baik Pandu ataupun Diajeng berharap dapat menjadikan label karya desainer hijab asal Indonesia bersaing dalam kancah fesyen dunia. Sebab, menurutnya, ceruk dalam bisnis ini masih teramat besar. Hanya saja, baru sekitar 2 persen yang bermain di dalamnya.
"Indonesia sebagai negara Muslim terbesar merupakan karunia Allah, untuk itu kita harus memberdayakan diri menghadapai tantangan global," jelasnya,
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari