(businessinsider)
Dream - Semakin hari, jumlah manusia di bumi semakin bertambah banyak. Ruang untuk tinggal kini juga sudah semakin sempit.
Bagi sebagian orang, rumah sudah kaya mimpi. Mengingat harga tanah kosong yang semakin menggila, terutama di kota-kota besar yang penuh sesak.
Seperti halnya dialami beberapa orang berikut ini. Penuhnya kota ditambah kemampuan ekonomi yang kurang, memaksa mereka untuk menempati 'rumah mungil' di sudut kota-kota besar.
Kali ini Dream akan memperlihatkan beberapa orang yang menempati rumah-rumah mungil yang ringkas di berbagai kota di belahan dunia.
Penasaran seperti apa? yuk simak ulasanya dibawah ini. (businessinsider)
© Dream
#1. Wang Cunchun, 90, tinggal bersama anaknya yang berusia 60 tahun di sebuah apartemen 107 kaki persegi atau sekitar 9,9 meter persegidi Shanghai, Tiongkok.

#2. Mikro-apartemen di Pearl River Delta Real Estate Fair di provinsi Guangzhou.

#3. Keluarga burger dari Los Angeles, California tinggal di sebuah garasi karan kehilangan rumanya pada tahun 2009.

#4. Dharavi, sebuah wilayah di tengah Mumbai, India, adalah salah satu daerah kumuh terbesar di Asia. Lebih dari satu juta orang tinggal di sana.

Sewa untuk rumah 100 meter persegi ini berkisar dari $ 0,04 per kaki persegi hingga $ 0,06 per kaki persegi.

#5. Di sebuah apartemen 60 meter persegi di Hong Kong, ibu menghabiskan $ 487 per bulan untuk rumah dan anaknya.

© Dream
#6. Di kota Cina Hefei, pasien yang tidak mampu membayar tempat tidur di rumah sakit setempat dipaksa untuk menerima perawatan di salah satu kamar 86 meter persegi di sebuah gedung apartemen di dekatnya.

#7. Di Hong Kong, harga real-estate per meter sangat tinggi, sehingga orang menempati kamar sekecil 35 kaki persegi hanya untuk hidup.

#8. Kong Kyung-soon, 73, tinggal di sebuah apartemen sempit dengan hanya 21 kaki persegi, tidak termasuk daerah toilet


#9. Ratusan orang tua, seperti Kong Siu-Kau, hidup dalam kondisi ini. Dalam satu bangunan tersebut, sampai dengan 12 laki-laki dapat hidup bersama di kandang padat.
