Negara Kaya Ini Baru Sadar, Bioskop Bisa Jadi Ladang Bisnis

Reporter : Syahid Latif
Minggu, 21 September 2014 08:04
Negara Kaya Ini Baru Sadar, Bioskop Bisa Jadi Ladang Bisnis
Penduduk negara ini menghabiskan US$ 1 miliar hanya untuk menonton bioskop di Bahrain dan Dubai.

Dream - Di saat Indonesia sudah makin banyak disesaki bioskop-bioskop baru, negara terkaya Timur Tengah, Arab Saudi, ternyata baru mau membuka diri. Kementerian Tenaga Kerja di Arab Saudi bahkan baru memasukkan bioskop sebagai aktivitas ekonomi di mana orang bisa bekerja di dalamnya.

Tak hanya itu, Kementerian Saudi ini juga telah memasukkan berbagai kegiatan hiburan lainnya, termasuk produksi dan distribusi film sebagai kegiatan ekonomi.

Dalam laporan eksklusif Juni, koran Maaal Arabic mengungkapkan bahwa investor telah mengajukan permohonan izin kepada General Commission for Audiovisual Media di Saudi untuk mendirikan sebuah bioskop di negara tersebut.

Namun kementerian tidak merinci tentang aturan baru yang berhubungan dengan dunia hiburan ini, situs Al Arabiya melaporkan

Komisi audiovisual, pada prinsipnya, tidak keberatan dengan usulan investor. Mereka hanya meminta investor untuk memberikan penjelasan lengkap tentang proyek, termasuk strategi masa depan. Jika komisi berpikir investasi ini layak, investor bisa meminta otoritas yang lebih tinggi agar memuluskan langkah bagi berdirinya bioskop secara nasional.

" Komisi mengkomunikasikan isu ini dengan investor. Hal ini merupakan langkah maju bagi Saudi," ujar Edito in Chief Maaal, Mutlaq Am-Buqami.

Saat keberadaan bioskop di Arab Saudi sudah " tak terelakkan," tantangan tetap terjadi. Mereka yang menentang usulan investor juga lebih banyak.

" Masyarakat Saudi telah berubah. Mereka sudah memiliki akses ke sejumlah besar saluran TV dari seluruh dunia," kata Mutlaq.

Penduduk Saudi menghabiskan lebih dari US$ 1 miliar hanya untuk menonton film di Bahrain dan Dubai. Sebuah jumlah yang cukup besar hanya untuk menonton film di bioskop. (Ism)

Beri Komentar