Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Untuk pertama kalinya sejak 18 tahun terakhir, Oman akhirnya kembali mencari pendanaan lewat surat utang. Oman memantapkan hati menerbitkan surat utang syariah (sukuk) bernilai US$ 520 juta pada pertengahan tahun ini.
Dana hasil penerbitan sukuk itu akan digunakan untuk membiayai defisit anggaran pemerintah Oman akibat menurunnya harga minyak global.
" Penerbitan sukuk akan dilakukan bank sentral untuk pasar lokal," kata Presiden Eksekutif Bank Sentral Oman, Hamood Sangour al-Zadjali kepada Reuters di Abu Dhabi seperti dikutip laman Arabianbusiness, Rabu, 4 Maret 2015.
Penerbitan sukuk ini diharapkan bisa meningkatkan industri perbankan syariah Oman. Serta menjadi patokan harga pasar dan alat manajemen likuiditas.
" Kami memiliki banyak unit syariah dan mereka pasti suka dengan likuiditas yang diinvestasikan di dalamnya," kata al-Zadjali.
Rendahnya harga minyak dunia memang telah membuat keuangan Oman menghadapi tekanan berat. Anggaran pemerintah tahun ini diperkirakan defisit 2,5 miliar rial, setara sekitar 8 persen dari produk domestik bruto tahunan negara itu.
" Kami berharap hal itu (harga minyak yang rendah) akan berumur pendek. Pemerintah akan melanjutkan rencananya untuk berinvestasi dan melanjutkan proyek-proyek infrastruktur besar," kata al-Zadjali. Pemerintah Oman belum mengeluarkan surat utang negara atau obligasi global sejak tahun 1997.
" Di babak kedua kami akan memutuskan apakah akan melanjutkan atau tidak ke pasar internasional," kata al-Zadjali.
Dia menambahkan saat ini adalah waktu yang tepat bagi Oman untuk diversifikasi sumber dana, baik melalui obligasi daerah dan obligasi global, untuk menarik investasi dari luar negeri.
Untuk mengurangi tekanan pada keuangan pemerintah, Oman telah memotong subsidi gas alam tahun ini, dua kali lipat harga yang dikenakan untuk beberapa pengguna industri. Akan ada pemotongan subsidi untuk bahan bakar lainnya, kata al-Zadjali.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya