Indeks Syariah Mencoba Menanjak, Rupiah Malah Lesu

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 30 Januari 2019 16:38
Indeks Syariah Mencoba Menanjak, Rupiah Malah Lesu
Tiga indeks acuan saham syariah kompak bergerak menguat.

Dream - Di tengah minimnya sentimen positif dari dalam dan luar negeri, Indeks syariah berbalik menguat pada penutupan perdagangan harian Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu, 30 Januari 2019. Ketiga indeks acuan saham syariah ini kompak menguat meskipun rupiah sedikit lesu.

Investor relatif tak mendengar angin positif pada perdagangan pertengahan pekan ini. Sebaliknya, sentimen global berupa perang dagang Amerika Serikat-China dan putusan The Fed soal suku bunga semakin mencemaskan pelaku pasar.

Papan perdagangan BEI mencatat Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) merangkak 0,417 poin (0,22%) ke level 191,944. ISSI perkasa seharian setelah dibuka menguat di level 191,623. Indeks ini menembus level tertingginya di 192,137.

Laju positif juga dicetak indeks bluechip syariah, Jakarta Islamic Index (JII), yang menanjak 2,628 poin (0,37%) ke level 718,747.

Satu indeks acuan saham syariah lainnya, Indeks JII70, juga tumbuh 0,502 poin (0,21%) ke level 240,457.

Adanya aksi beli hari ini membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga ikut bergerak naik. IHSG terangkat 27,709 poin (0,43%) ke level 6.464,189.

1 dari 1 halaman

Saham Infrastruktur dan Barang Konsumsi Jadi Idola

Saham infrastruktur dan barang konsumsi menjadi motor penggerak perdagangan bursa. Kedua indeks ini terangkat 1,38 persen dan 1,25 persen, Kenaikan indeks ini diikuti oleh sektor pertambangan yang juga naik 0,85 persen dan keuangan 0,48 persen.

Sebaliknya, indeks properti terkoreksi 0,86 persen, industri dasar 0,74 persen, pertanian 0,46 persen, perdagangan 0,46 persen, dan industri aneka 0,14 persen.

Investor tertarik membeli saham UNVR, DSSA, INCO, JPFA, dan UNTR. Kelima top gainer saham syariah ini masing-masing menguat Rp1.475, Rp200, Rp180, Rp150, dan Rp150.

Daftar saham syariah yang lagi kurang beruntung dan menghuni top losser kali ini adalah INTP yang turun Rp875, BYAN Rp500, sMGR Rp450, CPIN Rp325, dan LPPF Rp200.

Dari pasar uang, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS turun tipis. Pada pukul 16.04, nilai tukar dolar AS terhadap rupiah menguat 6 poin (0,04%) ke level Rp14.100.(Sah)

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone