Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi: Shutterstock
Dream - Seorang pengemis di pagi hari, tapi jadi pengusaha di malam hari. Itulah aktivitas sehari-hari pria India bernama Chhotu Baraik.
Kehidupan Chhotu yang unik tidak sampai di situ saja. Dia juga punya kehidupan rumah tangga yang bahagia bersama tiga istri. Salah satu istri Chhotu itu membantunya menjalankan toko miliknya.
Chhotu, warga Chakradharpur di distrik Singhbhum Barat, mengatakan bahwa dia menginvestasikan seluruh uang yang dimilikinya dari mengemis.
Menurut Chhotu, penghasilannya dari mengemis dan berbisnis itu mencapai total 1 juta rupee sebulan atau setara Rp211 juta lebih.
Yang membuat orang-orang semakin kagum kepada pria 40 tahun itu adalah Chhotu adalah seorang penyandang cacat di kedua kakinya.
" Awalnya, saya berusaha keras untuk memenuhi kebutuhan hidup. Namun kemiskinan terus menghantui saya seperti bayangan saya.
" Saya kemudian mengemis dan mendapatkan banyak uang. Saya lalu menginvestasikan uang hasil mengemis ke berbagai bisnis untuk mendapatkan keuntungan yang lebih bagus," katanya.
© Dream
Dream - Sebenarnya penghasilan Chhotu dari mengemis saja sudah besar jika dibandingkan dengan seorang karyawan kantoran.
Chhotu mendapatkan penghasilan 30 ribu rupee atau setara Rp6,3 juta setiap bulan hanya dari mengemis.
Pemasukannya bertambah besar karena Chhotu memiliki toko pribadi yang menjual berbagai macam peralatan yang dijalankan oleh salah satu dari tiga istrinya.
Tidak itu saja, dia juga menjadi distributor dari Vestige, sebuah perusahaan terkemuka yang bergerak dalam bidang produk kesehatan dan perawatan pribadi.
© Dream
Dream - Untuk menjalankan bisnis, Chhotu memiliki 20 karyawan. Begitu selesai mengemis di pagi sampai siang hari, Chhotu akan berganti baju kantoran lengkap dengan dasi untuk menjalankan bisnisnya.
Chhotu merasa bersyukur punya tiga istri yang bisa hidup rukun meski tinggal dalam satu rumah.
" Istri pertama saya menjalankan toko peralatan. Penghasilan dari mengemis dan bisnis pemasaran dibagi sama di antara dua istri saya yang lain. Jadi tidak ada perselisihan di antara mereka," katanya.
Meski sudah menjadi pebisnis sukses, Chhotu mengaku tidak berniat untuk berhenti menjadi pengemis.
© Dream
Dream - Kisah yang sama dilaporkan dari Bihar beberapa waktu yang lalu. Seorang pengemis wanita bernama Sarvatia Devi memiliki dua rekening tabungan. Dia juga memiliki investasi dalam bentuk dua polis asuransi unit link atas namanya.
Dia membayar premi tahunan sebesar 31.000 rupee, atau setara Rp6,5 juta untuk satu polis asuransi jiwa sebesar 300.000 rupee, setara Rp63,4 juta.
Devi juga membayar premi lainnya sebensar 5.000 rupee per tahun atau setara Rp1 juta untuk polis asuransi sebesar 100.000 rupee, setara Rp21,1 juta.
(Sumber: gulfnews.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya