Rahasia Lolos Tes Medical Check Up untuk Melamar Pekerjaan

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 20 Januari 2020 08:12
Rahasia Lolos Tes Medical Check Up untuk Melamar Pekerjaan
Tak jarang perusahaan menerapkan uji kesehatan dalam rekrutmen pekerjaan.

Dream - Tak sedikit perusahaan mensyaratkan pemeriksaan kesehatan untuk menentukan lolos atau tidaknya seorang kandidat pelamar kerja. Biasanya medical check up menjadi tahap terakhir dari proses rekrutmen.

Sayangnya banyak pelamar yang menganggap tes kesehatan ini sebelah mata. Alaasannya mereka merasa tak pernah mengalami masalah kesehatan serius.

Daripada kamu menyesal karena menyepelekan tes terakhir ini, yuk pelajari apa saja yang harus dipersiapkan saat diminta melakukan medical check up.

Dikutip dari Karir.com, Senin 20 Januari 2020, yang pertama perlu diperhatikan adalah cukup tidur. Pastikan sebelum melakukan medical checkup, kamu harus cukup tidur. Kurang tidur bisa berakibat cukup fatal karena akan berpengaruh terhadap hasil cek kesehatan yang dilakukan. 

Kedua, berpuasa selama delapan jam. Beberapa proses medical check up mewajibkan peserta untuk melakukan puasa minimal 8 jam. Hal ini dilakukan agar darah tidak mengandung terlalu banyak zat makanan serta hasilnya lebih akurat.

Memang tidak semua medical check up mewajibkan kamu untuk berpuasa terlebih dahulu. Jadi sebaiknya lakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak perusahaan, apakah untuk proses medical check up yang dilakukan wajib puasa atau tidak.

Selain itu kamu juga dianjurkan untuk meminum lebih banyak air putih. Hal ini perlu dilakukan untuk menjaga kebersihan darah dan saluran pencernaan.

1 dari 5 halaman

Olahraga Rutin

Untuk fresh graduate yang sedang mencari pekerjaan, sebaiknya kamu menggunakan waktu luang lebih banyak untuk berolahraga. Selain menjaga kesehatan fisik, olahraga juga akan bermanfaat saat mengikuti uji kesehatan yang dilakukan perusahaan.

Tentunya olahraga rutin harus dilakukan dalam waktu yang cukup lama agar hasilnya terlihat baik. Karena melakukan olahraga rutin hanya dalam waktu satu minggu sebelum tes kesehatan, tentunya tidak akan membawa banyak perubahan.

Kamu tidak perlu menjadi anggota gym atau melakukan diet ketat. Cukup lakukan jogging atau latihan beban 15 sampai 30 menit setiap harinya.

Mengurangi rokok dan makanan berlemak juga menjadi salah satu kunci agar hasil tes kesehatan bisa lebih baik.

2 dari 5 halaman

3 Penyebab Selalu Tak Lolos Tahap Wawancara Kerja

Dream - Wawancara kerja umumya menjadi tahapan akhir dari proses rekrutmen pegawai. Tahap ini menentukan apakah kamu akan diterima atau ditolak melamar di perusahaan yang ditujui.

Saking pentingnya tahapan wawancara kerja, tak sedikit pelamar kerja yang sering terganjal. Mereka yang tak lolos biasanya akan menanyakan alasan tak lolos tahap wawancara padahal merasa sudah memberikan jawaban terbaik.

Mengutip laman Karir.com, Kamis 9 Januari 2020, ada tiga faktor kamu tak lolos wawancara kerja. Alasan penolakan ini bisa jadi tak terkait dengan jawaban kamu yang sebenarnya sudah cukup baik. 

 

© Dream

 

Alasan pertama adalah budaya organisasi tak cocok. Setiap perusahaan akan memiliki kriteria sikap khusus untuk pelamar yang ingin bergabung di kantor mereka. Patut kamu catat, budaya organisasi setiap perusahaan tentu saja berbeda.

Para pewawancara biasanya menilai faktor ini dari cara kamu melakukan interview dengan HRD. Jika kamu merasa tidak nyaman saat interview atau lingkungan kantor, bisa jadi kamu tidak dipilih karena alasan yang satu ini. Untuk itu, pastikan kamu selalu menjaga sikap saat dan setelah melakukan interview.

3 dari 5 halaman

Bisa Jadi Gaji dan Skill Tak Sesuai

Alasan kedua adalah besaran gaji tidak sesuai.

Tak jarang interview HRD dan bagian keuangan dilakukan dalam waktu berlainan. Hal ini bisa membuat informasi yang disampaikan tak bisa secara menyeluruh kepada dua pihak, termasuk di dalamnya informasi tentang gaji yang dibutuhkan.

Jika kamu sudah merasa nyaman dengan lingkungan dan budayanya, terkadang gaji bisa menjadi sebuah ganjalan mengapa kamu tidak diterima setelah interview. Agar hal ini tidak menjadi sebuah kendala, sebaiknya kamu melakukan riset terlebih dahulu agar pengajuan gaji bisa sesuai dengan posisi yang dilamar dan budget perusahaan. 

Ketiga, keterampilan belum sesuai.

Wawancara merupakan cara perusahaan untuk mengenal kandidat lebih baik, baik secara karakter maupun keterampilan. Selain itu, cara ini dianggap efektif untuk mengetahui apakah informasi dalam CV yang dikirimkan oleh pelamar.

Jika kamu tidak mampu menunjukan kemampuan tersebut saat interview, jangan terlalu berharap untuk mendapatkan tawaran kerja setelah interview. Jadi, persiapkanlah dulu mental dan kemampuan kamu sebelum melakukan interview dengan sebuah perusahaan.

4 dari 5 halaman

Tips Dapat Pekerjaan Baru di Tahun 2020, Wajib Disimak

Dream – Tahun baru 2020 sudah menyonsong. Seperti tahun-tahun sebelumnya, apakah Sahabat Dream menjadi pekerjaan baru sebagai salah satu resolusi tahun ini? 

Inilah saatnya buat kamu yang punya resolusi tersebut untuk “ bermain cantik” agar bisa mendapatkan pekerjaan baru. Tak cukup dengan banyak mengirim lamaran pekerjaan, kamu juga harus ounya strategi agar peluangmu mendapatkan pekerjaan terbuka lebar.

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah memperbarui surat curriculum vitae (CV) yang sudah tersimpan lama di laptop kamu. Saat meng-update CV, jangan lupa perbarui pengalaman kerja dan keterampilan. Jika ada sertifikat pelatihan, jangan segan untuk memasukkannya.

 

© Dream

 

Pembaruan ini penting karena banyak perusahaan yang tertarik dengan kandidat yang berpengalaman dan punya banyak skill.

Jika ada, sertakan juga pemberi referensi di CV kamu. Ini akan membantumu meyakinkan perusahaan untuk memilihmu sebagai pegawai baru.

Kedua, periksa kembali CV-mu dan pastikan tidak terlihat jorok. Jorok di sini maksudnya ada salah ketik, salah gelar, dan sebagainya. Tak ada salahnya membuat resume yang unik dan eye catching dan tidak template. CV yang berformat “ template” biasanya akan berlalu begitu saja dilihat oleh pemberi kerja.

5 dari 5 halaman

Cari yang Sesuai dengan Latar Belakang Pendidikan

Ketiga, carilah pekerjaan sesuai latar belakang pendidikan dan keterampilanmu. Ini akan membantu Sahabat Dream jika berada di tempat kerja.

Kamu takkan kelabakan sendiri di tempat yang berbeda dengan apa yang dikuasai. Ditambah lagi, kesamaan ini juga bisa membuat peluang diterima makin lebar, lho.

Keempat, tingkatkan keterampilan wawancara. Cobalah untuk memahami dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang akan dilontarkan oleh pemberi kerja.

Biasanya mereka sering memberikan pertanyaan “ jebakan batman”. Misalnya, “ berapa gaji yang diinginkan” atau “ mengapa resign dari pekerjaan lama”. Sembari menunggu panggilan interview, latihlah dirimu agar piawai menjawab pertanyaan-pertanyaan ini.

Selamat berjuang, Sahabat Dream!

Beri Komentar