Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Bank Multinasional India, State Bank Of India (www.financialexpress.com)
Dream - Niat salah satu bank terbesar India, State Bank of India (SBI) meluncurkan reksa dana syariah batal terwujud. Pembatalan ini memicu munculnya rumor adanya tekanan dari kelompok dan partai penguasa Hindu.
" Saya tidak tahu apa yang terjadi tapi di negara ini apa pun yang dikaitkan dengan Islam selalu jadi kontroversi," kata Iqbal Ahmed, yang sudah lama menunggu kehadiran bentuk investasi tersebut kepada OnIslam.net seperti dikutip Dream, Selasa, 9 Desember 2014.
Menurut Iqbal, rencana penerbitan reksa dana syariah salah satu bank terbesar India ini, seharusnya menjadi kesempatan muslim India untuk berinvestasi sesuai agamanya. Para investor bisa mendapatkan imbal hasil yang lebih menarik. Semula, reksa dana syariah SBI akan dirilis pada awal bulan ini.
Penangguhan itu memicu spekulasi bahwa ada tekanan dari beberapa politisi, yang dekat dengan partai penguasa Bharatiya Janata Party (BJP). Mereka menentang investasi yang menurut mereka hanya ditujukan untuk komunitas tertentu.
Jika rencana itu terwujud, India dikhawatirkan akan menjadi negara non-muslim kedua setelah Inggris di mana produk investasi syariah diterbitkan oleh bank pemerintah.
Mantan Menteri Keuangan India Yashwant Sinha kepada OnIslam mengaku terkejut dengan ide bank pemerintah mengeluarkan skema investasi seperti itu.
" Itu menyalahi aturan karena menerbitkan produk yang didasarkan pada agama atau kasta tertentu. Securities and Exchange Board of India (SEBI) seharusnya tidak mendukung pendanaan semacam ini," tegasnya
SEBI adalah badan pengawas untuk investasi dan pasar surat berharga di India. Banyak yang percaya bahwa beberapa pemimpin politik yang berkuasa di BJP berada di balik penangguhan skema investasi ini. Namun, pengelola reksa dana SBI menolak rumor yang tak berdasar seperti itu.
" Keputusan untuk menunda skema ini diambil karena SBI Reksa Dana masih akan masalah-masalah seperti return, komisi perusahaan, dan sebagainya," kata Reksa Dana SBI.
" Semua investor, bukan hanya umat Islam, bebas untuk berinvestasi di reksa dana ini," katanya
Sebelumnya, India telah mengenal produk investasi syariah yang diterbitkan Goldman Sachs, Tata dan Taurus. Sementara bank pemerintah belum menyentuhnya sama sekali. Tata Ethical Fund adalah reksa dana berbasis syariah tertua dan terbesar di India.
Menteri Keuangan India Arun Jaitley mengatakan, " Setiap bank bebas untuk meluncurkan skema apapun sesuai dengan norma-norma yang ditetapkan oleh Reserve Bank of India (RBI). Saya juga harus menjelaskan bahwa skema investasi tidak ada hubungannya dengan Departemen Keuangan," katanya
Di Bursa Efek Bombay, kinerja perusahaan berbasis syariah lebih baik dan return dari dana syariah lebih baik dari indeks bursa lainnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, dana reksa syariah menjadi populer tidak hanya di kalangan umat Islam, tetapi non-muslim. (Ism)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan