3 Hal Wajib Dipertimbangan Sebelum Sebar Kekayaan

Reporter : Maulana Kautsar
Minggu, 3 April 2016 15:02
3 Hal Wajib Dipertimbangan Sebelum Sebar Kekayaan
"Mudahnya disingkat jadi halal, adil, tetap, jelas dan transparan. Tidak boleh riba karena keuntungan diperoleh dari bagi hasil. Harus pasti dan jelas," kata Safir.

Dream - Perencanaan keuangan hendaknya dilakukan sedini mungkin. Akan lebih baik jika investasi dilakukan dengan mengikuti syariat agama Islam. Ajakan itu diungkapkan salah seorang perencana keuangan ternama, Safir Senduk.

Menurut Safir, investasi dan menabung menjadi kewajiban bagi setiap orang. Beberapa kaidah syariah daam berinvestasi menjadi penting untuk diperhatikan. Selain itu, sangat penting untuk menanamkan uang pada jenis bisnis yang tak berbunga ataupun sesuatu yang berhubungan dengan judi dan spekulasi.

" Mudahnya disingkat jadi halal, adil, tetap, jelas dan transparan. Tidak boleh riba karena keuntungan diperoleh dari bagi hasil. Harus pasti dan jelas," kata Safir saat ditemui di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

Dalam mengalokasikan kekayaan, Safir menyarankan untuk mempertimbangkan tiga hal. Setiap orang harus memiliki investasi sebanyak mungkin, baik pendapatan tetap maupun investasi pertumbuhan.

Bagi calon investor pemula, Safir menyarankan agar mempelajari salah satu produk seperti reksa dana. Mempelajari produk itu merupakan langkah aman sebelum memutuskan berinvestasi pada emas, saham dan properti yang membutuhkan lebih banyak modal.

Sedangkan untuk calon investor yang ingin melakukan diversifikasi, dia hanya menyarankan lima instrumen bagi setiap investor.

" Pendapatan tetap ada deposito dan sukuk. Sedangkan investasi pertumbuhan itu emas, properti. Kalau mau memilih investasi pertumbuhan tidak apa-apa selama tahu resiko dan cara mengatasinya," ujar dia menambahkan.

Safir menyarankan, agar remaja mulai menyiapkan dana untuk masa depan. Misalnya, cicilan rumah yang diambil dari bank syariah dan persiapan biaya pendidikan untuk anak-anaknya kelak.

" Kalau mau pergi haji nabung lewat asuransi haji dan reksa dana. Pensiun lewat reksadana dan saham atau buka bisnis sendiri," ucap dia menambakan.

Meski begitu, Safir memberi pesan yang tak kalah penting. Pesan itu untuk mengatur keinginan sesuai dengan kebutuhan seperti yang telah diperintahkan Allah di dalam Alquran.

Beri Komentar