Saham Keluarga Astra Angkat Bursa Syariah

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 12 Januari 2016 16:22
Saham Keluarga Astra Angkat Bursa Syariah
Investor asing sore ini mencetak nett buy meski dalam volume minim.

Dream - Sentimen positif dari bursa regional serta kembalinya dana investor asing ke lantai bursa mendorong indeks syariah masuk zona hijau. Tekanan sempat muncul jelang sesi penutupan perdagangan.

Aksi jual ini dipicu koreksi laju indeks saham utama di sesi penutupan bursa regional.

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menutup perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa, 12 Januari 2016 di level 142,485 atau menanjak 1,640 poin (1,16%).

Lompatan signifikan juga dicetak indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) yang naik 9,337 poin (1,59%) ke level 596,044.

Kedua indeks acuan saham syariah ini bergerak positif sepanjang perdagangan saham. ISSI bahkan sempat menembus level tertingginya di 142,957.

Transaksi investor relatif ramai dengan 23,55 miliar saham syariah yang berpindahtangan. Dengan transaksi Rp 3,21 triliun, aksi beli investor mendorong 95 emiten syariah ke zona positif.

Sisanya, sebanyak 80 emiten ISSI bergerak loyo dan 51 lainnya bertahan stagnan.

Emiten di sektor infrastruktur kali ini menjadi incaran pelaku pasar. Disusul emiten keuangan 1,46 persen dan properti 1,08 persen.

Investor menghindari emiten-emiten yang bergerak di sektor pertambangan dan industri aneka yang turun 0,37 persen dan 0,39 persen.

Tiga saham keluarga Astra menjadi penghuni teratas daftar top gainer JII. Dipimpin oleh UNTR yang menanjak Rp 775, UNVR Rp 775, dan AALI Rp 550 per saham. Penghuni lainnya adalah INDF dan JSMR yang naik Rp 250 dan Rp 175 per saham.

Meski tiga anak usahanya naik, saham induk usaha Astra, ASII, justru masuk daftar top losser. Daftar top losser saham bluechips syariah ditempati oleh ITMG yang turun Rp 125, INTP Rp 100, SILO Rp 100, MIKA Rp 70, dan ASII Rp 25 per saham.

Beri Komentar