Gara-gara Semangkuk Kacang, Eksekutif Maskapai Korea Lengser

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 10 Desember 2014 13:13
Gara-gara Semangkuk Kacang, Eksekutif Maskapai Korea Lengser
Vice President Korean Air yang juga putri dari CEO perusahaan murka karena permintaan kacang yang disajikan tak sesuai permintaan.

Dream - Gara-gara semangkuk kacang yang dihidangkan tak sesuai permintaan, seorang petinggi dari maskapai penerbangan Korea Selatan, Korean Air mengundurkan diri. Aksi marahnya dianggap sudah keterlaluan.

Cho Hyun-Ah, seorang eksekutif tertinggi Korean Air, memaksa sebuah pesawat kembali ke hanggar hanya untuk mengusir kepala pramugari dari kabin. Alhasil, jadwal penerbangan pesawat terpaksa mundur.

Aksi gila ini dilakukan Cho Hyung dalam penerbangan dari Bandara JFK New York. Cho yang duduk di kelas pertama pesawat sebelumnya meminta kacang jenis makadamia kepada pramugari.

Sayang permintaan kecil tersebut dihidangkan tak sesuai permintaan. Cho ingin agar kacang disajikan dalam sebuah mangkuk bukan paket plastik.

Layanan tak sesuai permintaan ini membuat Cho murka. Adu mulut akhirnya terjadi. Cho akhirnya memanggil kepala pramugari senior dalam penerbangan itu.

Cho marah dan menganggap kepala pramugari tak cakap dalam menjalankan tugasnya. Alhasil Cho memaksa pesawat kembali ke hanggar dan menyebabkan penerbangan terlambat 11 menit.

" Saya mohon maaf kepada pelanggan dan Korea Selatan karena menciptakan masalah seperti ini. Saya juga meminta maaf pada semua orang yang mungkin tersakiti oleh aksi saya," kata Cho dalam pernyataannya seperti dikutip Arabnews, Rabu, 10 Desember 2014.

" Saya akan mengundurkan diri dalam berbagai posisi di Korea Air sebagai pertanggungjawaban atas insiden ini," tegas Cho.

CEO Korean Air, Cho Yang-Ho pun meluluskan pengunduran diri tersebut.

Juru bicara Korea Air seperti mengatakan Cho masih tetap menjabat sebagai vice president meski dia tak lagi mempunyai peran apapun di perusahaan tersebut.

Pemerintah Korea Selatan sendiri akan melakukan investigasi dan setiap pelanggaran aturan akan dikenakan sanksi.

Aksi Cho Hyung pun langsung memancing reaksi keras publik. " Ini merupakan tindakan paling memalukan bagi Korea Selatan. Korean Air harus menghukum Cho dan dia harus meminta maaf kepada publik karena tak mengindahkan keselamatan penumpang," ujar Dong-A seperti dikutip koran setempat.

Cho Hyung merupakan salah satu anak dari CEO Korean Air dan bergabung bersama maskapai ini pada 1999. Dia kemudian mendapatkan promosi jabatan vice president pada tahun ini.

Beri Komentar