Jawaban BCA Tanggapi Gugatan Rp10 Miliar oleh Sri Bintang Pamungkas

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 26 Januari 2021 13:45
Jawaban BCA Tanggapi Gugatan Rp10 Miliar oleh Sri Bintang Pamungkas
Dia menggugat BCA karena hal ini.

Dream – Sri Bintang Pamungkas menggugat PT Bank Central Asia Tbk (BCA) senilai Rp10 miliar. Dia menggugat ban swasta terbesar di Tanah Aair itu karena dituding telah melelang sertifikat persil wilis yang dijadikan jaminan atas kredit terhadap bank tersebut.

Dikutip dari laman Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa 26 Januari 2021, gugatan ini terdaftar dengan nomor perkara No. 22/Pdt.G/2021/PN JKT.SEL. Dalam perkara itu, Sri Bintang tak hanya menggugat BCA, tetapi juga Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Jakarta II.

Dalam perkara, disebutkan persil wilis dan sertifikatnya adalah hak milik Nyonya Ernalia, istri Sri Bintang. Persil wilis dan sertifikatnya ini berada di bawah penguasaan BCA sebagai objek hak tanggungan yang seharusnya berakhir pada 2016.

“ Menyatakan menetapkan bahwa perjanjian perpanjangan kredit yang dilakukan tergugat bersama-sama debitur tanpa pemberitahuan kehadiran dan persetujuan pemberi hak tanggungan adalah bertentangan dengan hukum,” tulis gugatan yang dilayangkan pada 4 Januari 2021.

Sri Bintang menuntut para tergugat membayar Rp10 miliar sebagai ganti rugi. Rinciannya, ganti rugi akibat jaminan dijual rumah senilai Rp2 miliar, Rp1 miliar setahun untuk penantian kembalinya SHM persil wilis selama 5 tahun sejak 2016, serta biaya materiil dan imateriil yang harus dikeluarkan untuk menyampaikan gugatan dan sidang-sidang di Pengadilan Negeri, kemungkinan banding, dalam upaya mencari keadilan dan kebenaran senilai Rp3 miliar.

Dia juga menuntut para tergugat untuk membayar Rp100 juta per hari untuk penundaan atas putusan pengadilan.

1 dari 3 halaman

Tanggapan BCA

Mengenai gugatan tersebut, Executive Vice President Secretariat and Corporate Communication BCA, Hera F. Haryn, menyatakan tindakan yang dilakukan BCA sudah sesuai dengan operasional perbankan, termasuk untuk lelang jaminan.

“ Dapat kami sampaikan bahwa BCA sebagai lemabaga perbankan telah menjalankan operasional perbankan, termasuk proses lelang sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” kata dia dikutip dari keterangan tertulis.

BCA, lanjut dia, tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan. “ BCA tetap menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan dan akan menggunakan hak-hak hukum BCA yang akan disampaikan dalam persidangan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” kata dia.

2 dari 3 halaman

Layar ATM Nangkring di Atas Mesin Jadi Viral, BCA Minta Maaf

Dream – Manajemen PT Bank Central Asia Tbk (BCA) meminta maaf dengan insiden layar ATM milik perusahaan yang terpasang di atas mesin. Posisi layar tersebut membuat transaksi yang sedang dilakukan nasabah jadi terlihat oleh pengantre di belakangnya.

Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA, Hera F Haryn, mengatakan insiden itu terjadi karena kesalahan teknis.

“ Sehubungan dengan informasi di sosial media Twitter mengenai tampilan layar ATM yang ada di atas mesin ATM, kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” kata Hera di Jakarta, dikutip dari Liputan6.com, Jumat 4 Desember 2020.

Sejak menjadi viral di media sosial, pihak BCA langsung menerjunkan tim untuk mengecek ke lokasi. Saat menemukan ATM yang jadi perbincangan tersebut, BCA mematikan sementara mesin ATM tersebut untuk segera dilakukan perbaikan.

“ Sejak pagi, 2 Desember 2020, mesin ATM tersebut sudah kembali normal dan dapat digunakan kembali untuk melakukan transaksi finansial nasabah,” kata dia.

Sebagai informasi, BCA senantiasa melakukan preventive maintenance secara rutin di 17.415 ATM yang tersebar di wilayah Indonesia.

“ Kami juga mengapresiasi inisiatif nasabah yang melakukan pelaporan sehingga kami dapat menindaklanjutinya,” kata dia.

(Sumber: Liputan6.com/Athika Rahma)

3 dari 3 halaman

Pemilik Saldo Tipis Bakal Auto Malu, Layar ATM Dipajang di Atas Mesin

Dream – Sahabat Dream termasuk tipe yang menutup layar mesin ATM saat menarik uang atau melakukan transaksi lain? Selain alasan keamanan, dengan antrean panjang kita terkadang malu memamerkan sisa saldo di rekening yang isinya tinggal sedikit.

Tapi apa jadinya jika kamu tak berdaya menyembunyikan isi saldo tabungan ketika layar monitor ATM sengaja diletakkan di atas?

Dikutip dari akun Twitter @Gowesssyuk, Rabu 2 Desember 2020, ada dua foto yang diunggah di media sosial. Foto-foto ini menunjukkan display ATM yang dipindah ke bagian atas mesin. Otomatis orang-orang bisa melihat aktivitas transaksi yang dilakukan seseorang di depan ATM.

 

© Dream

 

“ Kedua kalinya lihat display ATM BCA pindah ke atas. Switch sama keterangan availablenya,” tulis @Gowesssyuk.

Menanggapi hal ini, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) langsung menanggapi foto tersebut. Pihak bank meminta pengunggah untuk menginformasikan nomor mesin ATM agar bisa langsung ditangani.

“ Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, silakan Bapak/Ibu Pelanggan infokan nomor mesin ATM/WSID agar kami bantu teruskan kpd pihak terkait. :) Tks ^Adin,” cuit BCA melalui @HaloBCA.

Beri Komentar