Mana Lebih Buruk, Stres Pikirkan Kerja di Malam atau Pagi Hari?

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 15 Februari 2019 09:15
Mana Lebih Buruk, Stres Pikirkan Kerja di Malam atau Pagi Hari?
Makanya, yuk, selalu berpikir positif.

Dream – Bersikaplah optimis, setidaknya ketika kamu memulai hari. Kalau kamu percaya hari yang akan dilalui akan berat, pemikiran ini akan membuatmu kurang produktif ketika bekerja.

Pemikiran itu juga akan membuat hari-harimu sulit di kantor.

Dikutip dari studyfinds.org, Jumat 15 Februari 2019, sebuah tim peneliti mencoba mengkaji dampak stres pada memori otak. Kajian yang diterbitkan di Journals of Gerontology: Psychological Sciences, menunjukkan memori otak akan pekerjaan akan melemah jika kamu berpikir negatif, lalu stres.

Pakar psikologi dari Penn State University menjelaskan memori kerja di otak bisa mengontrol kemampuan untuk memproses dan menyimpan informasi jangka pendek. Bagian ini juga berperan penting dalam konsentrasi.

Seorang penulis kajian, Jinshil Hyun, mengatakan manusia bisa memikirkan dan mengantisipasi hal-hal sebelum terjadi. Sikap ini bisa membantu mereka untuk mempersiapkan diri untuk mencegah peristiwa tertentu.

“ Tapi, penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan ini bisa merusak fungsi memori harian kamu, terlepas dari apakah peristiwa yang menekan itu benar-benar terjadi atau tidak,” kata Hyun.

Peneliti menyebut sebagian besar penelitian ini fokus kepada cara stres mempengaruhi fungsi eksekutif dan kognisi. Mereka juga memasukkan sedikit pekerjaan untuk mengantisipasi stres.

Dalam penelitian ini, ada 240 peserta orang dewasa yang menjawab tujuh kali sehari dengan pertanyaan tingkat stres melalui aplikasi smartphone. Aplikasi ini mensurvei peserta tentang tingkat stres pada pagi hari dan keesokan harinya.

Sebelum tidur, mereka juga ditanya tentang seberapa stres yang dipikirkan untuk hari esok. Para peserta survei juga diberi tugas untuk mengukur ingatan kerja sepanjang hari. Ingatan ini dituliskan dalam bentuk lima point.

1 dari 2 halaman

Begini Hasilnya

Hasil survei ini menunjukkan mereka yang khawatir tentang stres pada pagi hari, mengalami memori kerja yang memburuk.

Efeknya berbeda dengan orang-orang yang mengantisipasi stres pada malam hari. Orang-orang ini bangun dengan perasaan lebih optimistis. Peneliti mencatat kadar stres orang yang bangun pagi dengan optimistis, tak terlalu tinggi.

“ Jika berpikir hari ini akan stres, kamu akan merasakan dampak yang tiada akhir,” kata Direktur Penn State’s Center for Healthy Aging, Martin Sliwinski.

Sliwinski mengatakan pemikiran negatif ini akan membuat seseorang kesulitan, termasuk sulit produktif di tempat kerja.

“ Berkurangnya memori kerja bisa membuat kamu cenderung berbuat kesalahan di tempat kerja atau mungkin kurang bisa fokus,” kata dia.

2 dari 2 halaman

Manfaatkan Smartphone

Sliwinski mengatakan seseorang bisa melakukan “ intervensi” terhadap pemikiran negatif. Dia bisa menggunakan gadget sebagai pengingat.

Gawai ini bisa membantu seseorang untuk senantiasa berpikir positif.

“ Jika bangun dan merasa hari ini akan membuat stres, ponsel kamu bisa mengingatkan untuk relaksasi (dan) napas dalam-dalam sebelum memulai hari,” kata dia.

Beri Komentar
Alasan Nada Zaqiyyah Terjun Sebagai Desainer Fashion Muslim