Tahun Depan, Pegadaian Berencana IPO

Reporter : Ismoko Widjaya
Kamis, 25 April 2019 12:41
Tahun Depan, Pegadaian Berencana IPO
Asalkan, syarat ini terpenuhi.

Dream – PT Pegadaian (Persero) berencana untuk melakukan Initial Public Offering (IPO) tahun depan. Hal ini dikatakan oleh Direktur Utama Pegadaian, Kuswiyoto.

“ Mungkin tahun depan bisa IPO,” kata Kuswiyoto di Jakarta, Rabu malam, 25 April 2019.

Kuswiyoto mengatakan pihaknya memang ingin melepas sebagian sahamnya ke publik sejak lima tahun lalu. Akan tetapi, rencananya selalu tertunda-tunda.

Makanya, dia mengajukan izin kepada Menteri BUMN, Rini Soemarno, tentang rencana IPO. Rencananya diizinkan asalkan kondisi perekonomian makronya mendukung.

“ Saya masuk kemarin, bilang Bu Menteri, boleh nggak? (Beliau jawab) boleh, asal kondusif ekonominya. Saya dan tim lalu direstui,” kata dia.

Direksi Pegadaian© Ismoko Widjaya/Dream

Dirut Pegadaian Kuswiyoto didampingi Jajaran Direksi Pegadaian (Foto: Dream)

Sebelumnya, Direktur Teknologi Informasi Digital Pegadaian, Teguh Wahyono, mengatakan perusahaannya memerlukan pendanaan sekitar Rp5 triliun—Rp6 triliun untuk melakukan aksi korporasi.

" Kita masih punya plafon bank, itu besar banget di atas Rp 10 triliun dan kita dengan melihat bunga Bank Indonesia yang sekarang 6 persen itu maka kalau kita keluarin obligasi kayaknya lagi mahal gitu," kata Teguh di Jakarta, dikutip dari Merdeka.com.

Teguh menambahkan, untuk porsi pendanaan tahun ini sekitar 80 persen masih dari bank Himbara (Himpunan Bank Negara).

" Pegadaian sudah komit bank Himbara sehingga setiap saat kita perlu mereka akan segera top up otomatis. Jadi kita masih berpikir paling optimal gunakan dana bank dulu sambil tunggu leadnya ke depan akan seperti apa," kata dia. (ism)

1 dari 3 halaman

Bos Pegadaian: Pegadaian Itu `Gadis Cantik`

Dream - PT Pegadaian (Persero) menyebut banyak yang berminat dengan perusahaan ini. Alasannya, kinerja keuangan perusahaan terbilang stabil.

" Pegadaian itu (ibarat) gadis cantik," kata Direktur Utama Pegadaian, Kuswiyoto, di Jakarta, Rabu malam 25 April 2019.

Dia mengatakan fintech juga melirik Pegadaian. Perusahaan pelat merah ini memiliki potensi yang menggiurkan. Misalnya, aset perusahaan pelat merah ini sebesar Rp52,8 triliun pada 2018, lebih besar dari 2017 yang sebesar Rp48,7 triliun.

Jumlah konsumennya mencapai 10,6juta orang pada 2018--naik 1,4 juta orang dari 2017.

" Kami memiliki database yang luar biasa," kata dia.

Belum lagi, tambah Kuswiyoto, Pegadaian mengantongi laba bersih Rp2,8 triliun pada 2018. Jika dibandingkan dengan 2017 yang sebesar Rp2,5 triliun, labanya naik Rp300 miliar.

" (Keuangan kami) stabil. Ada produk-produk baru yang siap di-launching," kata dia.

2 dari 3 halaman

Pegadaian Sabet Penghargaan di `Indonesia Best eMark Award 2018`

Dream – PT Pegadaian (Persero) meraih penghargaan kategori Top 3 Financial Non-Banking pada acara Indonesia Best eMark Award 2018 yang digelar PT SWA Sembada Media Bisnis. Perusahaan pelat merah ini dinilai cepat dalam menghadapi disrupsi dan turbulensi.

Ketika lingkungan bisnis mengalami perubahan yang dinamis, Pegadaian tetap menunjukkan komitmennya untuk mengembangkan pertumbuhan bisnis, sehingga terus mengalami peningkatan.

Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk Pegadaian, Harianto Widodo, mengatakan penghargaan yang diterima ini merupakan bentuk apresiasi dan bisa menjadi pemicu agar Pegadaian bisa terus berinovasi.

Harianto menyebut, BUMN ini fokus menjalankan sebuah prinsip dalam mengembangkan talent manajemen dan sumber daya manusia serta struktural perusahaan yang baik.

“ Pegadaian juga memiliki program Pegadaian Bersih-Bersih, yang terdiri dari Program Bersih Administrasi, Bersih Hati, dan Bersih Lingkungan," kata dia di Bandung, Jawa Barat, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Kamis 27 September 2018.

Direktur Utama Pegadaian, Sunarso, tak akan berhenti menciptakan inovasi baru untuk menetrasi ke segmen anak muda.

Misalnya membangun The Gade Coffee and Gold dan aplikasi digital, yaitu Pegadaian Digital Service yang bisa diunduh di Playstore dan Appstore.

“ Kami menargetkan pada tahun 2018 nasabah Pegadaian naik 2,5 juta orang. Jika tahun 2017 kami melayani sebanyak 9,5 juta, tahun 2018 meningkat menjadi 11,5 juta orang,” kata dia. (ism)

3 dari 3 halaman

Dorong Ekonomi Syariah, Pegadaian Konversi Outlet Konvensional

Dream - PT Pegadaian (Persero) menunjukan dukungannya terhadap pertumbuhan ekonomi syariah dengan mengkonversi sejumlah outlet konvensional menjadi syariah. Langkah ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

" Pengembangan ekonomi dan keuangan syariah harus disegerakan," kata Direktur Utama Pegadaian, Sunarso, di Jombang, Jawa Timur, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Senin 2 Juli 2018.

Menurut Sunarso, produk keuangan syariah bisa meningkatkan kesejahteraan, tak hanya Muslim, tapi juga semua kalangan masyarakat. Pengembangan produk dan keuangan syariah dan tren industri halal di beberapa kota mampu menggerakkan roda ekonomi, meningkatkan pendapatan, dan kesempatan kerja, termasuk memberdayakan UMKM.

Hal ini diungkapkan oleh Sunarso dalam acara Halaqah Pengasuh Pesantren bersama Majelis Permusyawaratan Pengasuh Pesantren se-Indonesia.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Maruf Amin, mengatakan pengembangan ekonomi syariah bisa mendorong percepatan pengembangan sektor keuangan syariah. Namun, pemberdayaan ekonomi syariah belum banyak disentuh.

" Untuk itu, kami terus bekerja sama dengan berbagai pihak supaya masyarakat makin paham dengan keberadaan produk-produk syariah, yang bisa dijadikan sumber pembiayaan, menggantikan pembiayaan konvensional dan pemberdayaan ekonomi umat," kata Maruf.

(Sah) 

[crosslink_1]

Beri Komentar