Tempat Hiburan Malam di Bali dan Bandung Banyak Langgar Prokes

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 9 November 2021 06:12
Tempat Hiburan Malam di Bali dan Bandung Banyak Langgar Prokes
Bahkan ada yang sampai mengelabui petugas.

Dream - Koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan temuan di lapangan tentang masih adanya tempat hiburan yang melanggar protokol kesehatan. Khususnya di Bali dan Bandung.

" Di lain tempat menemukan beberapa di lapangan terutamanya di beberapa restoran dan beach club yang ada di wilayah Bali," ujar Luhut dalam konferensi pers disiarkan Sekretariat Kabinet.

Luhut menegaskan, sesuai dengan perintah dari Presiden Joko Widodo, Bali harus steril dari Covid-19. Ini karena Bali akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan KTT G20.

" Tadi Presiden sudah memerintahkan bahwa tempat yang akan nanti G20 harus sekarang mulai disterilkan," kata Menko Kemaritiman dan Investasi tersebut.

Sejumlah pelanggaran yang ditemukan antara lain tidak diterapkan jaga jarak. Selain itu, pengelola tidak memberikan teguran kepada pengunjung yang tidak menerapkan protokol kesehatan.

Tak hanya itu, pengunjung tidak dipaksa untuk check in dengan aplikasi PeduliLindungi sehingga kondisi yang dilaporkan tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan. Karena itu, dia meminta ada tindakan tegas dari pemerintah daerah.

" Wajib seluruh anggota, pengelola untuk memiliki QR code PeduliLindungi dan juga memastikan para tamu melakukan scan barcode tersebut," kata dia.

1 dari 5 halaman

Parah, Kelabui Petugas

Pelanggaran juga ditemukan di sejumlah bar dan kelab malam di Bandung. Pelanggaran yang terjadi seperti jam operasional dan jumlah pengunjung melebihi batas serta abai pengisian PeduliLindungi.

Parahnya, ungkap Luhut, pengelola bar dan klub malam berusaha mengelabui petugas. Misalnya dengan cara mematikan lampu depan.

" Memisahkan parkir mobil dari lokasi, dan tidak memperbolehkan pengunjung mengambil gambar," kata dia.

Luhut pun meminta pemda menindak tegas para pelaku pelanggaran tersebut. Juga terus mengingatkan masyarakat agar selalu sadar dalam menerapkan protokol kesehatan.

" Saya minta forkopimda setempat di wilayah tersebut dan lain agar memberikan tindakan tegas tegas seluruh pelanggaran yang ada dan tidak bermain main dengan membiarkan hal semacam ini terjadi," kata Luhut.

2 dari 5 halaman

Tren Covid-19 di Jakarta Tunjukkan Kenaikan, Luhut: Hati-Hati!

Dream - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhur Binsar Pandjaitan, mengungkapkan, terjadi tren kenaikan kasus Covid-19 dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini terjadi terutama di DKI Jakarta.

" Di Jakarta, di Jakarta Utara, Timur, Barat, Selatan, itu hampir semua trennya ada naik, jadi kita, mohon semua, kita semua hati-hati melihat ini," ujar Luhut dalam konferensi pers PPKM disiarkan Sekretariat Presiden.

Untuk Jawa-Bali, kata Luhut, tren kasus naik terjadi di sejumlah daerah. Menurut dia, ada 43 kabupaten kota di Jawa-Bali yang mengalami kenaikan kasus Covid-19.

" Terdapat tren kenaikan kasus di Jawa-Bali utamanya terjadi pada 43 kabupaten kota dari 128 kabupaten kota, atau 33,6 persen dalam tujuh hari terakhir ini," kata dia.

 

3 dari 5 halaman

Segera Panggil 43 Pemda

Mengenai hal ini, pihaknya segera memanggil pemerintah daerah dari 43 kabupaten kota tersebut. Akan ada evaluasi terkait penyebab kenaikan kasus dan menjalankan langkah penanganan yang tepat.

" Kami akan segera mengumpulkan 43 kabupaten kota Jawa-Bali tersebut untuk segera mengidentifikasi dan segera melakukan intervensi demi mnahan tren kenaikan ini," kata Luhut.

Pelaksanaan PPKM di Jawa-Bali kembali diperpanjang mulai 9 hingga 22 November 2021. Keputusan ini mengingat pandemi belum sepenuhnya berakhir.

4 dari 5 halaman

PPKM Jakarta Kini Level 1, Kapasitas Mal 100 Persen

Dream - Pemerintah memperpanjang kembali Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 15 November 2021 Semakin banyak daerah yang turun ke level 1 atau mendekati situasi normal.

Di masa perpanjangan ini, DKI Jakarta ditetapkan pada PPKM Level 1. Ketentuan ini tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 57 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, Level 2, dan Level 1 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

" Khusus kepada Gubernur DKI Jakarta untuk wilayah Kabupaten/Kota dengan kriteria level 1 yaitu Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Kota Administrasi Jakarta Barat, Kota Administrasi Jakarta Timur, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kota Administrasi Jakarta Utara dan Kota Administrasi Jakarta Pusat," demikian bunyi diktum Kesatu Inmendagri tersebut.

Sesuai instruksi tersebut, maka di DKI Jakarta berlaku sejumlah pelonggaran untuk daerah PPKM Level 1. Sehingga, aktivitas masyarakat dapat berjalan mendekati normal.

 

 

5 dari 5 halaman

Ketentuan Yang Harus Dipenuhi

Beberapa pelonggaran tersebut seperti operasional mal dan pusat perbelanjaan. Tempat-tempat ini dibolehkan beroperasi dengan kapasitas 100 persen.

" Kegiatan pada pusat perbelanjaan, mal, pusat perdagangan dibuka dengan kapasitas maksimal 100 persen sampai dengan pukul 22.00 waktu setempat," bunyi diktum Keenam huruf g.

Meski demikian, tetap ada syarat yang harus dipenuhi. Seperti pengunjung usia bawah 12 tahun dibolehkan selama didampingi orangtua.

Tempat bermain anak di dalam mal tetap dibolehkan buka. Syaratnya, para orangtua harus mencatatkan alaman dan nomor telepon untuk keperluan tracing.

" Wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi terhadap semua pengunjung dan pegawai," demikian bunyi instruksi tersebut.

Beri Komentar