Klaim Temukan Patogen Covid-19 di Kemasan, China Stop Impor Seafood Indonesia

Reporter : Annisa Mutiara Asharini
Sabtu, 19 September 2020 12:45
Klaim Temukan Patogen Covid-19 di Kemasan, China Stop Impor Seafood Indonesia
Jejak patogen virus corona ditemukan pada kemasan produk makanan.

Dream - China akan menghentikan sementara impor produk hasil laut Indonesia selama sepekan usai mengaku menemukan partikel virus Covid-19 di kemasan produk laut sebuah perusahaan di Indonesia. 

Berdasarkan keterangan Bea Cukai China, partikel tersebut ditemukan pada kemasan ikan layur (hairtail) beku. Perusahaan yang berbasis di Sumatera Utara itu juga tidak segera merespon lewat pesan teks ataupun telepon.

Dilansir dari Bloomberg, pemerintah China telah melakukan pemeriksaan terhadap kemasan produk-produk impor seperti daging, seafood dan produk lainnya sejak Juni 2020.

Hasilnya, sebanyak enam dari 500 ribu sampel terbukti positif memiliki jejak patogen virus corona.

1 dari 5 halaman

Larangan Impor

Pemerintah China sebelumnya juga telah melarang kegiatan impor untuk produk daging beku, udang Ekuador dan sayap ayam Brasil setelah terbukti terpapar virus corona.

Meski begitu, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat menyatakan tak ada bukti Covid-19 dapat menular lewat makanan atau kemasan makanan.

Sementara itu para peneliti di China mengaku telah menemukan virus corona pada daging salmon dingin dengan kemungkinan menular selama lebih dari seminggu.

2 dari 5 halaman

China: Vaksin Covid-19 Tersedia Awal November

Dream - Berbagai usaha dilakukan untuk mengatasi pandemi Covid-19 yang disebabkan oleh virus corona jenis SARS-CoV-2. Salah satunya dengan menciptakan vaksin.

Nah, kabar terbaru tentang vaksin Covid-19 tersebut datang dari China. Seorang pejabat di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) China mengatakan vaksin virus corona yang sedang dikembangkan di negara itu kemungkinan akan siap untuk digunakan oleh masyarakat umum pada awal November 2020.

Sejauh ini, China telah mengembangkan empat vaksin Covid-19, dan semuanya sudah masuk dalam tahap akhir uji klinis.

3 dari 5 halaman

Kembangkan 4 Vaksin

Tiga di antaranya bahkan sudah disuntikkan kepada para dokter dan perawat melalui program penggunaan darurat yang diluncurkan pada bulan Juli lalu.

Hasilnya, uji klinis fase terakhir ketiga vaksin Covid-19 itu berjalan lancar. Kepala CDC China, Guizhen Wu, mengatakan bahwa vaksin tersebut sudah siap untuk masyarakat umum pada bulan November atau Desember tahun ini.

4 dari 5 halaman

Perusahaan Pengembang Vaksin di China

Tiga di antaranya bahkan sudah disuntikkan kepada para dokter dan perawat melalui program penggunaan darurat yang diluncurkan pada bulan Juli lalu.

Hasilnya, uji klinis fase terakhir ketiga vaksin Covid-19 itu berjalan lancar. Kepala CDC China, Guizhen Wu, mengatakan bahwa vaksin tersebut sudah siap untuk masyarakat umum pada bulan November atau Desember tahun ini.

5 dari 5 halaman

Vaksin untuk Militer

Sedangkan vaksin Covid-19 keempat yang sedang dikembangkan oleh CanSino Biologics juga telah disetujui untuk digunakan oleh militer China pada bulan Juni.

Sementara itu, Sinopharm mengatakan pada bulan Juli bahwa vaksinnya sudah siap untuk digunakan publik pada akhir tahun ini setelah selesainya uji coba Tahap 3.

Tidak hanya China, beberapa perusahaan farmasi internasional terus berlomba untuk membuat vaksin virus corona yang hingga saat ini telah menewaskan lebih dari 925.000 orang.

Sumber: Channel News Asia

Beri Komentar