CONNECT WITH US!

Bu Susi Tak Sendiri, Negara Ini Juga Tenggelamkan Kapal Maling

Reporter : Arie Dwi Budiawati | Jumat, 12 Januari 2018 08:42
Menetri Kelautan Dan Perikanan Susi Pudjiastuti

Dream – Belakangan ini, penenggelaman kapal pencuri ikan menjadi perdebatan di kalangan menteri. Perdebatan ini bermula ketika seorang menteri meminta untuk menghentikan penenggelaman kapal pencuri asing dihentikan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Luhut Binsar Pandjaitan meminta Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyetop penenggelaman kapal.

Dia meminta Susi untuk fokus meningkatkan ekspor ikan. “ Misalnya, ikan napoleon yang ditangkar di Natuna ada 35 ribu, bisa juga diekspor,” kata Luhut.

Menanggapi permintaan Luhut, pendiri Susi Air itu mengatakan penenggelaman kapal pencuri ikan bukanlah kebijakan dirinya. Melainkan amanat dari Undang-Undang No. 45 Tahun 2009 tentang Perubahan Atas Undang-Undang No. 31 Tahun 2004 tentang Perikanan.

“ Penenggelaman kapal dilaksanakan/dieksekusi setelah ada keputusan hukum dari pengadilan negeri. Bukan kemauan pribadi/menteri,” tulis Susi dalam akun Twitternya, @susipudjiastuti.

Susi menenggelamkan kapal dengan membakar kapal nelayan asing. Penenggelaman terjadi pertama kali pada 2015.

Ketika penenggelaman kapal itu benar-benar dilakukan, aksi ini menjadi heboh. Kebijakan penenggelaman kapal asing pencuri ikan dikritik sana-sini.

Ada yang menyebut tindakan Indonesia ini adalah perbuatan zalim dan ada pula yang melarang nelayannya untuk mencari ikan di perairan Indonesia.

Tapi, tahukah Sahabat Dream, bahwa Indonesia bukan negara satu-satunya yang menenggelamkan kapal maling ikan.

Coba tebak, negara mana itu?

 



Destinasi wisata baru 2018 di Indonesia