Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://ANTARAfoto.com)
Dream - Teror Bom Sarinah tak menggetarkan pelaku pasar modal Indonesia. Terbukti pagi ini, indeks bursa saham syariah menanjak ke zona positif.
Penguatan ini juga didukung kenaikan sejumlah indeks utama Asia seperti Nikkei dan Strait Times.
Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 15 Januari 2016, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat 0,451 poin ke level 142,231. Indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index, juga menanjak 2,489 poin ke level 596,612.
Hingga perdagangan pukul 09.48 WIB, kedua indeks acuan saham syariah ini tetap tegar di zona positif. Kali ini ISSI naik 0,294 poin (0,21%) ke level 142,074 sedangkan JII menguat 1,094 poin (0,18%) ke level 595,217.
Saham-saham di sektor pertambangan memimpin laju penguatan usai naik 0,83 persen. Diikuti emiten industri aneka 0,63 persen, barang konsumsi dan manufaktur masing-masing 0,46 persen.
Tekanan jual masih dialami saham sektor infrastruktur dan keuangan yang turun 0,30 persen dan 0,20 persen. Begitu juga emiten perkebunan turun tipis 0,04 persen.
Transaksi perdagangan saham syariah sudah mencapai Rp 540 miliar dengan 5,76 miliar saham berpindahtangan.
Secara umum bursa saham Indonesia memang menguat seharis usai teror Bom Sarinah. Pada pra pembukaan perdagangan saham, IHSG naik 5,80 poin (0,13%) ke level 4.518,98. IHSG berlanjut menanja 18,20 poin atau 0,40 persen ke 4.532,68 di sesi pembukaan.