Tiga Muka Baru di Jajaran Orang Terkaya RI

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 4 Desember 2014 15:35
Tiga Muka Baru di Jajaran Orang Terkaya RI
Daftar 50 orang terkaya Indonesia versi Forbes selalu menghadirkan wajah-wajah baru. Siapa miliarder baru Indonesia pada tahun ini?

Dream - Salah satu hal menarik dari munculnya daftar orang terkaya versi Forbes adalah hadirnya muka-muka baru. Meski memiliki harta jauh dibandingkan taipan paling tajir, sepak terjang miliarder baru ini patut ditunggu.

Mengutip laman Forbes, Kamis, 4 Desember 2014, setidaknya ada tiga muka baru yang menghiasi daftar orang terkaya Indonesia tahun ini. Ketiga miliarder baru ini menggeluri bisnis yang berbeda-beda.

Tiga muka baru tersebut adalah konglomerat Husodo Angkusubroto, pengusaha herbal Irwan Hidayat, dan pengusaha kayu Abdul Rasyid.

Berikut adalah profil tiga muka baru di jajaran orang terkaya Indonesia:

1. Husodo Angkosubroto

Kekayaan: US$ 1,5 miliar
Sumber: agribisnis, properti, dan asuransi

Pernah mendengar kelompok usaha Gunung Sewu? Dibalik perusahaan trader komoditas ini terdapat nama Husodo Angkosubroto.

Sebelum wafat, orang tua Husodo mulai mengembangkan bisnis keluarganya ke sektor properti dan perkebunan pada 2009. Sang ayah meninggalkan empat orang anak yang masing-masing menjalankan bisnisnya.

Husodo sendiri didaulat untuk menjadi chairman dari kelompok bisnis Gunung Sewu.

Nama Husudo mulai terangkat ke permukaan ketika klan keluarga kaya ini menjual 20 persen saham perusahaan asuransinya ke raksasa bisnis Jepang, Nippon Life Insurance pada Oktober lalu.

Saat ini, kerajaan bisnisnya mempekerjakan tak kurang dari 25 ribu tenaga kerja.

2. Irwan Hidayat

Kekayaan: US$ 660 juta
Sumber: Jamu

Inilah salah satu raja minuman herbal di Indonesia. Lewat bendera Sido Muncul, Irwan Hidayat muncul sebagai salah satu orang terkaya baru di Indonesia.

Radar pebisnis mulai menangkap kehadiran Irwan ketika Sido Muncul menggelar penawaran umum perdana saham pada Desember lalu.

Sido Muncul merupakan bisnis keluarga yang dirintis pada era 1940-an di Yogyakarta. Berawal dari toko obat, sang nenek mulai menjajakan herbal tradisional Jepang.
Pelan-pelan, bisnis keluarga ini mulai membesar terutama sejak memutuskan membeli sebuah pabrik kecil. di Era 1971, Irwan memutuskan untuk memodernisasi bisnis keluarganya ini.

Bisnis Sido Muncul dibangun tak semulus yang diperkirakan. Kalangan dokter menganggap produk jamu Sido Muncul sebagai obat alternatif. Tak menyerah, Irwan memutuskan untuk membangun pusat penelitian jamu dengan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.

3. Rasyid Abdul

Kekayaan: US$ 805 juta
Sumber: entrepreneur

Di antara tiga miliarder baru dalam daftar Forbes, nama Rasyid Abdul mungkin yang paling rentan.

Forbes melaporkan roda bisnis Rasyid bergerak di sektor kehutanan. Selain dunia bisnis, Rasyid juga memiliki akar kuat di dunia politik. Selama lima tahun dirinya berkarir sebagai anggota parlemen.

Baru-baru ini, Rasyid memutuskan mengembangkan bisnisnya dengan menjajal peruntungan di sektor perkebunan kelapa sawit. Perusahaan Sawit Sumbermas Sarana pun mencatatkan saham pada Desember lalu. 

Beri Komentar