Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Seorang miliuner asal Rusia rela menghamburkan uang 2 juta pounds atau setara Rp39 miliar dalam tempo tiga jam, hanya untuk berfoya-foya di London, Inggris.
Diberitakan Mirror.co.uk, dengan uang sebanyak itu sang taipan berumur 40 tahun yang tak disebutkan namanya, membelanjakan perhiasan serta menyewa Luxor Champagne di Klub Playboy Salvator.
Pengusaha yang dikenal playboy itu tak masalah merogoh 2.000 pounds demi mendapatkan jasa waitres cantik.
Usia menggelar pesta, dia memborong berbagai jenis perhiasan, diantaranya adalah kalung Art Deco Asscher senili 356.000 pounds dan gelang berlian seharga 109.500 pounds.
Itu semua rupanya belum membuat sang taipan puas. Ia kembali membeli gelang dan anting mutiara seharga 111.600 pounds.
Saat pesta menggelar pesta, terlihat banyak model-model cantik yang mengenakan perhiasan mahal serta terparkir mobil sport Pagani Huayra, harganya mencapai 1,4 juta pounds.
Diketahui, London menjadi kota favorit para miliarder dunia menghabiskan uang untuk belanja barang-barang super mahal. Ibu kota Inggris ini juga menjadi 'surga' mobil super berbanderol selangit, saban hari jalanan di sana tak pernah lengangan dari supercar. (Ism)
Advertisement

Indonesia Pangkas Ekspor Gas ke Singapura, Apa Penyebabnya? Bukan Sekadar Soal Pasokan Energi

Benarkah Otot Bisa Berubah Menjadi Lemak Jika Berhenti Olahraga? Ini Penjelasan Ahli

Pawang Hujan Bisa Mendatangkan atau Mengusir Hujan? Ini Jawaban Sains


LEPAS Warnai Jakarta Fashion Week 2027, Kenalkan Leopard Aesthetics lewat Otomotif dan Fashion

Prancis dan Italia Diguncang Demo Besar-besaran, Apa yang Membuat Warga Turun ke Jalan?

Ramai Isu Putus Kabel RI–Singapura: Kenapa Internet Dunia Belum Bisa Pindah ke Satelit?