Tiga Prinsip Sukses Ciputra

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 27 November 2019 11:17
Tiga Prinsip Sukses Ciputra
Apa saja, ya, prinsip-prinsipnya?

Dream - Ciputra terkenal sebagai taipan properti. Bermodal Rp10 juta, dia bisa mengembangkan bisnis properti hingga beraset Rp5 triliun.

Selama menjalankan bisnisnya, Ciputra menjalankan tiga prinsip yang dikenal sebagai IPE, yaitu integritas, profesionalisme, dan entrepreneuship.

Dikutip dari Liputan6.com, Rabu 27 November 2019, yang pertama adalah integritas, yang merupakan fondasi yang penting untuk membangun kesuksesan. Prinsip ini penting menjadi dasar dalam menjalin hubungan kepercayaan.

“ Integritas adalah moral dan kejujuran, manusia itu ada soul. Yang menjadi dasar segalanya karena itu dari Tuhan yang diharapkan,” kata dia dalam acara “ 5th Annual Jakarta Marketing Week 2017” di Jakarta.

Jika moral, integritas, dan kejujuran terganggu, lanjut Ciputra, itu akan sulit diperbaiki. “ Itu merupakan branding kita, yang tidak ada kompromi,” kata dia.

Kedua, profesionalisme. Ini mencakup keahlian dan bermacam-macam wujudnya, seperti teknologi.

1 dari 4 halaman

Bagaimana dengan Entrepreneur?

Yang ketiga, entrepreneurship. Ciputra mengatakan entrepreneurship atau kewirausahaan merupakan bagian penting untuk memangkas kesenjangan antara kaya dan miskin.

Dia menjelaskan ada bermacam-macam cara untuk memangkas kesenjangan. Di antaranya adalah pendidikan dan pelatihan pada buruh. Dengan begitu, keahlian, produktivitas, serta pendapatan akan meningkat.

Menurut Ciputra, pendidikan dan pelatihan merupakan jangka pendek. Hal ini disebabkan oleh ukuran kinerja mereka tetap diukur berdasarkan kepada upah minimun.

" Yang benar dapat mengatasi kesenjangan tersebut adalah entrepreneurship," kata dia.

Ciputra mengatakan entrepreneurship merupakan usaha untuk memberikan nilai tambah. “ Kaki lima bukanlah entrepreneurship, buka toko kelontong tak ada nilai tambah. Entrepreneurship, menurut kami, mengubah sampah menjadi emas,” kata dia.

(Sumber: Liputan6.com/Arthur Gideon)

2 dari 4 halaman

Pengusaha Ciputra Meninggal Dunia

Dream - Kabar duka datang dari Ciputra Group. Pendiri sekaligus ketua Ciputra Group, Ciputra, meninggal dunia di Singapura.

Ciputra meninggal dunia hari ini, Rabu 27 November 2019, pukul 01.05 waktu Singapura.

" Telah meninggal dunia dengan tenang, Bapak Ir Ciputra, Chairman dan Founder Ciputra Group di Singapore pada tgl  27 November 2019 pk 1:05 waktu Singapore," ujar Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol, Rika Lestari, di Jakarta, dikutip dari Liputan6.com.

Rika mengatakan jenazah akan dibawa ke Jakarta untuk dimakamkan. Jadwal pemakaman akan diberitahukan lebih lanjut setelah jenazah tiba.

" Kami keluarga besar Ciputra Group mengucapkan turut berduka yang mendalam dan mendoakan semoga Keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi kedukaan ini," ujar dia.

(Sumber: Liputan6.com/Nurmayanti)

https://www.liputan6.com/bisnis/read/4120329/pengusaha-ciputra-meninggal-dunia-di-singapura

3 dari 4 halaman

Ciputra, Bos Properti yang Sulap Duit Rp10 Juta Jadi Rp5 Triliun

Dream - Di dunia bisnis, nama Ciputra sudah tak asing lagi. Pria kelahiran 1931 ini terkenal sebagai pengusaha properti yang sukses.

Menariknya, Ciputra merintis usahanya dengan modal awal Rp10 juta.

Ciputra lahir di Parigi, Sulawesi Tengah, pada 24 Agustus 1931. Dia adalah arsitek kelahiran Sulawesi Tengah dengan nama Tjie Tjin Huan dan berasal dari keluarga yang sederhana.

Sejak menjadi mahasiswa jurusan arsitektur di Institut Teknologi Bandung (ITB), pria ini sudah merintis bisnis. Dia mendirikan usaha konsultan arsitektur bangunan yang berkantor di garasi.

Selain menyelesaikan kuliahnya di ITB dan meraih gelar insinyur, Ciputra pindah ke Jakarta. Pada tahun 1961, Ciputra mendirikan Jaya Group dengan bermodalkan hanya Rp10 juta. Kini, total asetnya mencapai Rp5 triliun.

Taipan properti ini punya 100 anak perusahaan di bidang properti dan karya-karya besar di 11 kota di Indonesia.

Di tahun 1961, Ciputra mendirikan Jaya Group dengan bermodalkan hanya Rp 10 juta. Namun kini memiliki total aset yang dimilikinya mencapai Rp 5 triliun.

4 dari 4 halaman

Kini Punya 100 Anak Usaha

Bertemu dengan Sudono Salim, Sidwikatmono, Budi Brasali, dan Ibrahim Risjad, Ciputra mendirikan Metropolitan Group. Perusahaan ini membangun perumahan mewah di Pondok Indah, Jakarta, dan Kota Mandiri Bumi Serpong Damai di Serpong, Banten. Di Metropolitan Group, Ciputra menduduki posisi presiden komisaris.

Kemudian, Ciputra mendirikan perusahaan keluarga, Ciputra Group. Pada 1997, krisis ekonomi terjadi dan berdampak kepada bisnis Ciputra. Dia membawa perusahaannya berekspansi ke dalam dan ke luar negeri.

Ciputra kini memiliki 100 anak perusahaan di bidang properti dan punya karya besar di 11 kota di Indonesia.

(Sumber: Liputan6.com)

Beri Komentar