Ilustrasi (abc.net.au)
Dream - Pemerintah berencana membangun Athlete Village (kampung atlet) untuk menyambut Asian Games 2018 yang akan dilaksanakan salah satunya di DKI Jakarta. Terpilihlah Kemayoran sebagai lokasi kampung tersebut.
Pelaksanaan Asian Games 2018 di Indonesia merupakan momentum yang tidak hanya penting bagi penyelenggara Asian Games (Pemprov DKI Jakarta), tetapi bagi pemerintah Indonesia untuk membuktikan bahwa sebagai negara berkembang layak untuk mengadakan acara olahraga multi event, sekaligus sebagai ajang promosi pariwisata yang nantinya dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sesuai dengan harapan pemerintah.
Namun, pembangunannya masih dalam tahap pembahasan karena adanya perbedaan persepsi antara Pemprov DKI dengan Kementerian PUPR. Dalam Rapat Koordinasi dengan Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kementerian PUPR memiliki perspektif yang beragam mengenai rencana pembangunan kampung atlet.
Pandangan dari Pemprov DKI Jakarta yaitu setelah Asian Games berakhir, kampung atlet akan menjadi wilayah komersial. Sedangkan, Kementerian PUPR berpendapat kampung atlet dijadikan Rumah Susun bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) setelah berakhirnya Asian Games.
" Kedua perspektif tersebut akan dilihat mana yang feasible secara regulasi, komersial, maupun politik," ujar Sofyan seperti dikutip dari laman ekon.go.id, Sabtu 14 Maret 2015.
Adapun menurut International Olympic Committee (IOC), induk organisasi olahraga dunia, terdapat beberapa persyaratan untuk menjadi tuan rumah Asian Games yang antara lain dukungan pemerintah, kampung atlet (athlete village), serta fasilitas penunjang lainnya.
Lokasi kampung atlet (athlete village) terletak di dalam kawasan Kota Baru Bandar Kemayoran, Jakarta Pusat. Lokasi berjarak sekitar 500 m disebelah selatan Pintu Tol Kemayoran dan berlokasi di sisi kanan Jalan Benyamin Sueb dari arah utara ke selatan.
Sementara itu, Komplek Jakarta International Expo berlokasi tidak jauh dari lokasi tersebut. Selain itu, waktu tempuh berkendara dari lokasi menuju beberapa aktifitas utama di Kota Jakarta adalah sebagai berikut : a) Semanggi = 30 menit; b) Pintu Tol Kemayoran = 2 menit; c)Bandara Soekarno Hatta = 20 menit; d) Balai Kota Jakarta = 20 menit; e) kawasan pusat bisnis Jakarta = 30 menit.
Hasil rapat itupun memutuskan pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta harus segera memprioritaskan persiapan penyelenggaraan Asian Games 2018 terlebih dahulu. Untuk rencana penggunaan kampung atlet sebagai wilayah komersial atau rumah susun bagi MBR setelah Asian Games selesai dapat didiskusikan lebih lanjut.
“ Pada intinya adalah sepakat untuk pembangunan kampung atlet di Kemayoran, pemanfaatan kampung atlet setelah Asian Games berakhir dapat dibicarakan lebih lanjut, dan percepatan Keputusan Presiden terkait penunjukkan panitia pelaksana Asian Games ” tandasnya. (Ism)