Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Ilustrasi Koin Kuno Masa Romawi (Foto: Shutterstock)
Dream - Anjing boleh saja jumawa sebagai hewan pelacak terbaik. Namun pemilik musang boleh berbangga karena kemampuan hewan ini dalam mencari uang buat majikannya.
Bakat menggiurkan ini terungkap setelah para ahli mempercayai musang yang mencari makanan telah menemukan harta karun tak ternilai berupa 200 koin masa Romawi.
Koin-koin langka, dan berharga tersebut ditemukan dalam sebuah liang.
Meski para peneliti tak menemukan bukti fosil musang di dekatnya, mereka meyakini penjelasan paling masuk akal adalah musang menemukan hasil `tangkapannya` itu saat mencari makanan.
Penemuan koin Romawa ini sendiri telah menjadi harta karun terbanyak yang pernah ditemukan di utara Spanyol. Koin itu terkubur di dalam gua La Cuesta di Asturias, barat laut Spanyol, pada April 2021.
Publik baru mengetahui penemuan tersebut setelah muncul sebuah laporan dari para peneliti Spanyol.
Pemikiran bahwa musang sebagai penimbun koin Romawi kuno itu muncul karena musim dingin di awal 2021 berlangsung ekstrem di Spanyol. Hewan itu tidak mungkin bisa menemukan sumber makanan biasa seperti buah beri, cacing, atau invertebrata kecil.
Penemuan koin Romawi kuno ini terjadi secara tak sengaja. Roberto Guiza, seorang warga setempat mengaku tersandung sesuai di dalam gua bersama dua arkeologi lainnya.
Ditaksir koin Romawi langkan dan berharga itu berasal dari abad 3-5 masehi. Beberapa bahkan diduga berasal dari percetakan di London dan Antiokhia.
Para ahli percaya bahwa seseorang menyembunyikan koin di dalam gua selama ketidakstabilan politik sebelum kedatangan Suebi, bangsa Jermani yang menginvasi wilayah tersebut pada tahun 409 M.
Gua La Cuesta terletak hanya 16 meter ke dalam dinding Sungai Nalon.
Rongga ini, yang diakses oleh lereng tanah liat curam yang ditutupi dengan hutan, populer di kalangan pemburu harta karun abad ke-18 dan dikenal sebagai gua raja barbar imajiner bernama Godulfo.
Surat kabar Spanyol El Pais melaporkan bahwa tangkapan itu diyakini sebagai bagian dari simpanan yang jauh lebih besar, yang masih hilang.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan