Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
Foto: Tangkapan Layar Akun Instagram @jokowi
Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Otoritas Jasa Keuangan atau OJK dan industri perbankan untuk memperluas akses keuangan kepada masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Jokowi melihat belum ada pertumbuhan signifikan dari penyaluran kredit bagi UMKM yang sampai saat ini masih berada di kisaran 20 persen.
" Kita tahu bahwa 99,9 persen pelaku usaha kita adalah pelaku UMKM. Meskipun jumlahnya besar, sampai saat ini porsi kredit di perbankan juga saya lihat masih belum berubah. Masih ada di kisaran, sekali lagi ini sudah mungkin tiga-empat kali saya sampaikan, di kisaran 20 persen saja," ungkap Jokowi dalam Pertemuan Industri Jasa Keuangan Tahun 2022, Kamis, 20 Januari 2022.
Sepakat dengan target yang dibuat OJK, Jokowi mengharapkan porsi kredit bagi sektor UMKM bisa melesat menjadi 30 persen di 2024.
" Seperti tadi juga disampaikan oleh Bapak Ketua OJK, bahwa target kita di tahun 2024 bisa mencapai 30 persen porsi untuk UMKM kita," tegas Jokowi.
Menurut Presiden kalangan perbankan bisa mencapai target tersebut tidak bisa mengandalkan pertumbuhan alamiah saja. Mulai saat ini perbankan harus menerapkan strategi dengan berbagai terobosan yang diikuti oleh aksi-aksi yang serius, konsisten, dan berkelanjutan.
Jokowi juga meminta adanya strategi dan terobosan untuk meningkatkan penyaluran kredit perbankan kepada pelaku UMKM.
" Tidak boleh lagi ada cerita, misalnya akses kredit yang sulit, akses pembiayaan bagi pelaku usaha di sektor informal yang sulit, UMKM yang kesulitan mengakses permodalan, koperasi yang sulit mengakses permodalan.
Jokowi juga meminta agar hal tersebut dipermudah dan bisa dipercepat, sehingga memberikan peluang yang lebih besar bagi generasi muda yang memulai usaha dan juga UMKM, untuk mengembangkan usaha atau memperbesar skala usahanya.
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas