Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ilustrasi: Pasangan Suami Istri (Foto: Shutterstock)
Dream – Konflik dalam rumah tangga disebabkan oleh banyak hal. Salah satunya adalah karena masalah keuangan. Tak jarang pasangan bertengkar karena masalah keuangan.
Urusan uang bisa menjadi penyebab utama pertengkaran mengingat ada banyak kebutuhan yang harus dipenuhi.
Dikutip dari Fimela, Senin 18 Februari 2018, dalam buku The Great Marriage, Deny Hen, mengatakan ada sejumlah tips bagi pasangan untuk mengurangi masalah keuangan keluarga.
Berikut ini adalah lima di antaranya:
Merencanakan Anggaran (Budget Planning)
Pastikan kamu selalu membuat perencanaan anggaran yang baik, yaitu pengeluaran per minggu, bulan, sampai tahun perlu dicatat dengan baik.
Selain itu, membuat pos-pos pengeluaran untuk kebutuhan makanan, sekolah anak, dan rumah tangga juga perlu dilakukan. Hal ini bertujuan agar pengeluaran tidak berlebihan.
Menyimpan di Kotak yang Sama
Ini bisa dilakukan untuk pasangan suami istri yang sama-sama bekerja atau punya penghasilan sendiri. Suami dan istri bisa menaruh semua penghasilan dalam kotak yang sama sebagai penghasilan keluarga.
Nantinya, pengeluaran ini akan mempermudah dalam merencanakan alokasi keuangan keluarga bersama. Uang yang digunakan adalah milik keluarga, bukan lagi disebut uang suami atau uang istri.
Miliki Kotak Pengeluaran Masing-masing
Pasangan suami istri juga perlu memiliki kotak uang saku. Besarnya, ya, sesuai dengan kesepakatan bersama. Uang saku ini nantinya bisa digunakan sesuai dengan kehendak hati masing-masing.
Mendiskusikan Gaya Pengaturan Keuangan
Setiap pasangan punya gaya pengaturan keuangan yang berbeda. Hal ini perlu dikomunikasikan sejak awal. Tujuannya agar tak ada salah komunikasi atau salah pengaturan.
Misalnya, kamu dan pasangan juga perlu membahas seberapa uang yang akan ditabung atau diinvestasikan, disumbangkan, dan dikeluarkan secara rutin. Bahkan, uang yang digunakan untuk belanja harian juga perlu dibicarakan bersama.
Jangan `Gali Lubang Tutup Lubang`
Masalah utang bisa menjadi pemicu konflik rumah tangga yang serius. Kalau ada utang, ada baiknya segera diselesaikan.
Kalau mau mengambil utang, diskusikan dulu dengan pasangan. Kalau masalah utang tidak dikomunikasikan dengan baik, ini bisa menjadi pemicu masalah keuangan yang membesar dari waktu ke waktu.
Komunikasikan juga gaya hidup masing-masing. Hidup berumah tangga ini punya banyak hal yang harus dikompromikan. Persoalan uang pun perlu dibicarakan sedari awal menikah agar tak menimbulkan konflik baru ke depannya. (ism)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya