Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Apa Saja Proyek-proyek Yang Akan Dibiayai Sukuk Negara Tahun Ini? (Foto: Shutterstock)
Dream - Kementerian Keuangan semakin banyak membangun berbagai proyek infrastruktur menggunakan surat utang syariah. Di tahun ini, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp27,35 triliun dari Surat Berharga Syariah (SBSN) untuk sejumlah pembangunan.
Dana puluhan triliun tersebut rencananya akan dipakai untuk membiayai 728 proyek yang tersebsar di seluruh provinsi di Indonesia.
Ratusan proyek tersebut dibeberkan Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) saat kick off Pelaksanaan Proyek SBSN Tahun 2020 dalam Forum Koordinasi Penyiapan Proyek SBSN Tahun 2021 di gedung DJPPR, Jakarta.
Mengutip laman Kementerian Keuangan, ratusan proyek yang akan dibiayai dari surat utang halal tersebut akan dilakukan oleh delapan kementerian dan lembaga. Jumlah proyek terbanyak berada di Kementerian Agama yang dijalankan beberapa direktorat jenderal.
Namun alokasi dana terbesar SBSN akan dipersiapkan untuk proyek yang dibuat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Berikut adalah 728 proyek yang akan dibiayai dari surat utang halal pemerintah tersebut:
- 30 proyek infrastruktur transportasi pada Kementerian Perhubungan dengan nilai Rp6,90 triliun.
- 171 proyek infrastruktur jalan dan jembatan pada Direktorat Jenderal Bina Marga pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dengan nilai pembiayaan Rp10,60 triliun
- 66 proyek infrastruktur pengendalian banjir dan lahar, pengelolaan bendungan dan embung, serta pengelolaan drainase utama perkotaan pada Ditjen SDA Kemen PUPR dengan nilai pembiayaan Rp4,50 triliun
- 10 proyek embarkasi haji dan 40 proyek pusat pelayanan haji terpadu di Ditjen PHU Kementerian Agama (Kemenag) senilai Rp460 miliar
- 6 pembangunan sarana dan fasilitas gedung PTKIN dan 136 madrasah di Ditjen Pendidikan Islam Kemenag senilai Rp2,09 triliun
- 228 proyek pembangunan dan rehabilitasi gedung balai nikah dan manasik haji di Ditjen Bimas Islam Kemenag senilai Rp356,25 miliar
- 6 proyek pembangunan pusat konservasi, 1 proyek pembangunan sekolah menengah kehutanan negeri dan 2 pembangunan laboratorium di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan senilai Rp237,41 miliar
- 24 proyek pembangunan gedung perguruan tinggi di Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi senilai Rp1,49 triliun
- 1 proyek pengembangan laboratorium di Badan Standardisasi Nasional senilai Rp70 miliar;
- 4 proyek pembangunan laboratorium di LIPI senilai Rp500 miliar; dan
- 1 proyek laboratorium pengujian komponen peseta di LAPAN senilai Rp125 miliar.
Advertisement

3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil


Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?