Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bos PT. Limousine Putra Jaya (Foto: Merdeka.com)
Dream - Di Indonesia ada banyak pengusaha sukses yang berhasil menjalankan bisnisnya meskipun usianya masih muda. Seperti pemuda bernama Dzikry Rohman yang berhasil mengelola sebuah perusahaan otobus di usia yang masih begitu belia.
Selepas pendidikan, ia langsung menjadi bos PT. Limousine Putra Jaya. Kini, perusahaan otobus miliknya tersebut terus berkembang hingga mencapai kesuksesan. Berikut kisah selengkapnya, melansir kanal YouTube Aprilia D Lestari_Official, Minggu, 2 Januari 2022.
Dzikry menceritakan awal mula bisnis PO Limousine asal Gresik, Jawa Timur ini tak muncul begitu saja. Hal itu tak lain justru bermula dari tahun 2008 silam.
Disebutnya, ada salah satu tetangga yang mengeluh telah berhenti dari pekerjaan sebelumnya sebagai seorang sopir bus. Sang ayah tercinta pun lantas luluh dan berniat membantu dengan membeli satu unit bus.
" Waktu 2008, kebetulan tetangga rumah kerja sebagai driver terus dia keluar. Dia minta ke Abah, pengennya driver dan gak bisa kerja di peternakan sapi, akhirnya minta dibelikan unit," terangnya.
Pada awalnya, PO Limousine berada di tangan sang ibunda. Tak butuh waktu lama bagi PO Limousine untuk terus berkembang. Pemasukan yang terus membaik itu lantas membawa angin segar bagi keluarga. Keluarga pun lalu memilih untuk menambah bus hingga berjumlah 9 unit.
" Peminat big bus bagus kok, pemasukannya juga bagus, akhirnya perlu penambahan unit. Sejak 2010 itu sampai 2013, kurang lebih ada 9 unit," ungkapnya.
Hingga barulah pada tahun 2017, bisnis PO Limousine jatuh ke tangan sosok pemuda yang satu ini. Situasi yang begitu tepat pun membuatnya semakin yakin untuk memimpin bisnis keluarga.
Terbukti, di bawah kepemimpinannya, bisnis tersebut terus berkembang hingga mencapai kesuksesan. Kini, bisnis otobus miliknya telah beradaptasi sesuai kebutuhan zaman, untuk berwisata, dan lain sebagainya.
" Umi itu mengurus sampai 2017, waktu itu pas saya selesai pendidikan. Dari situ saya dan kakak yang mengurus. Kakak di manajemen, saya di operasional," ucapnya.
Ternyata ada satu hal unik yang diungkap sang bos. Hal itu yakni berkaitan dengan nama usaha yang sengaja didirikan dengan nama yang unik.
Perusahaan otobus miliknya tersebut tak lain terinspirasi dari usaha peternakan sapi yang telah berjalan jauh-jauh hari. Modal yang berasal dari peternakan sapi milik keluarga itulah yang lantas memberikannya inspirasi untuk memberi nama perusahaan otobus dengan salah satu jenis sapi berkualitas baik.
" Modalnya dari peternakan sapi. Makanya kenapa kok ada namanya Limousine? Ya nama itu adalah namanya sapi," ungkapnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya