Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Gwenny Blanckaert Dan Marino Vaneeno (Oddity Central)
Dream - Dalam urusan nama anak, seringkali sepasang suami istri dibuat pusing kepala. Selain berisi harapan dan doa terbaik, ayah dan ibu berusaha mencari nama terbaik yang mudah diingat serta tak pasaran di lingkungan masyarakatnya.
Tak hanya indah, terkadang orang tua punya pemikiran yang unik saat memberikan nama untuk buah hati mereka. Hal inilah yang dilakukan sepasang suami istri di Belgia yang memberi nama depan anak-anaknya hanya dengan variasi dari empat huruf alfabet.
Dilansir dari Oddity Central, Gwenny Blanckaert dan Marino Vaneeno adalah orangtua dari 11 anak. Dari jumlah tersebut, tujuh anak mereka adalah perempuan dan empat laki-laki.
Uniknya, nama kesebelas anak itu hanya mengandung 4 dari 26 huruf alfabet yang bisa mereka gunakan.
Setelah membuat nama untuk anak pertama mereka Alex dan Axel, orangtua ini memutuskan hanya menggunakan huruf A, E, L, dan X untuk memberikan anak-anak mereka yang lain.
Karena sama-sama menginginkan keluarga besar, Gwenny dan Marino harus menggunakan variasi dari keempat huruf itu untuk menamai sembilan anak berikutnya. Mereka juga berencana melakukan hal yang sama ketika anak ke-12 lahir tahun depan.
" Kami pikir Alex adalah nama yang bagus dan kemudian kami memanggil nama anak kedua kami Axel," kata Gwenny.
Meski anak pasangan Belgia tersebut diberi nama Alex, Axel, Xela, Lexa, Xael, Xeal, Exla, Leax, Xale, Elax, dan Alxe, pasangan ini mengaku tidak sulit mendapatkan nama yang tepat.
Lain cerita bagi para guru, terutama dengan lima anak mereka yang belajar di sekolah yang sama.
Pada April tahun depan, Gwenny dan Marino akan menyambut bayi ke-12 mereka. Tentu saja, mereka berencana menegakkan tradisi penamaan yang sama seperti sebelumnya.
Keempat huruf ini memungkinkan mereka mendapatkan 24 nama depan yang berbeda sehingga dapat memiliki 13 variasi untuk dipilih.
Laporan: Elyzabeth Yulivia
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya