Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Llustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Dalam rangka mendukung penjualan produk dalam negeri, Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, mengatakan pemerintah akan membatasi penjualan produk ritel impor yang masuk ke e-commerce yang beroperasi di Indonesia.
" Sesuai arahan Presiden ini kita melakukan perlindungan produk dalam negeri. Ini sudah ada arahannya supaya ada pembatasan," kata Teten Masduki dalam acara Refleksi 2022 dan Outlook 2023 di Auditorium Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta Selatan, dikutip Selasa, 27 Desember 2022.
Teten menyebut pihaknya mengusulkan revisi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 50 tahun 2020 tentang Perizinan Usaha, Periklanan, Pembinaan dan Pengawasan Pelaku Usaha dalam Perdagangan Melalui Elektronik (PSME).
Adanya usulan tersebut juga melihat banyaknya produk ritel buatan asing langsung dijual di platform digital Indonesia. Menurut Teten, produk ritela asing tesebut belum tentu memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) maupun memiliki izin edar dari Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM).
Selain itu, harga yang ditawarkan produk ritel asing di platform digital Indonesia juga lebih murah dibandingkan produk buatan dalam negeri sehingga menjadi buruan konsumen.
" Kita bukan mau melarang mereka jualan di sini tapi ini ada playing price. (Makanya) kita mau ritel online ini ditutup. Mereka kalau mau jualan di sini buka dulu di Indonesia," ungkapnya.
Oleh karena itu, dalam usulan revisi tersebut Teten meminta Kementerian Perdagangan mengatur harga produk ritel impor.
Bahkan, Teten menyebut Presiden Joko Widodo meminta agar pemerintah melarang impor produk yang sudah bisa dibuat di dalam negeri. " Kalau Presiden maunya kalau kita bisa bikin ngapain kita impor," katanya.
Namun hal itu tidak serta merta dilakukan, sehingga yang diusulkan Teten ke Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan yakni membatasi volume impor dan harganya.
" Jadi kita main di angka dan besarannya" kata dia.
Sumber: Liputan6.com
Dream - Kementerian Agama (Kemenag) melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mengimbau para pengusaha lokal segera mengajukan sertifikasi halal untuk produk barang dan jasa yang diproduksi.
Kepala BPJPH Muhammad Aqil Irham mengatakan upaya sertifikasi halal akan menjadi langkah awal Indonesia untuk masuk ke dalam ekosistem ekonomi halal global.
“ Kami mengapresiasi upaya PT Waroeng Steak Indonesia yang telah mensertifikasi produk-produknya. Kami mengajak pengusaha lokal untuk mengikuti langkah ini. Segera ajukan sertifikasi halal produk-produknya,” ujar Aqil seusai menyerahkan secara simbolis sertifikat halal kepada PT Waroeng Steak di Bogor, dikutip dari laman kemenag.go.id, pada Rabu, 8 Juni 2022.
Aqil menambahkan, pengajuan sertifikasi halal juga menjadi bentuk kepatuhan para pengusaha terhadap ketentuan undang-undang.
Seperti diketahui, dalam UU Nomor 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH) menyebutkan bahwa setelah tahun 2024 seluruh produk yang beredar di Indonesia harus bersertifikat halal.
© Dream
Jika produk tidak diberi sertifikat halal, Aqil mengatakan, pendekatannya akan berbeda, yakni dengan pendekatan hukum.
“ Jika (nanti) ada restoran, warung, katering dan jasa lainnya tidak memiliki sertifikat halal, maka pendekatannya akan berbeda. Yakni dengan pendekatan hukum,” tegas Aqil.
Aqil menyayangkan, negara Indonesia sebagai penduduk muslim terbesar di dunia lebih banyak memenuhi kebutuhan produk berupa barang dan jasa halal dari luar negeri.
“ Ini sangat ironis sekali. Hal ini jadi tantangan kita bersama,” tutur Aqil.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya