Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Bacaan Menjawab Adzan Dan Doa Sesudah Adzan (Foto Ilustrasi: Pixabay.com)
Dream – Adzan menjadi penanda bahwa waktu sholat telah tiba. Sebagai umat Islam haruslah segera bersiap-siap untuk menjalankan sholat wajib. Namun sebelum menjalankan sholat, sahabat Dream sebaiknya menjawab terdahulu adzan yang dikumandangkan tersebut dan juga membaca doa sesudah adzan.
BACA JUGA: Doa sesudah adzan latin dan artinya lengkapdengan cara menjawabnya
Di samping menghentikan segala aktivitas di saat adzan, usahakan juga untuk mendengarkan dan menjawab adzan serta membaca doa setelahnya. Dengan membaca doa sesudah adzan, tentunya ada banyak keutamaan yang bisa sahabat Dream dapatkan.
Ada banyak pahala yang bisa didapatkan. Baik itu orang yang melafalkan maupun yang mendengarkan adzan. Dan akan lebih baik jika adzan tersebut dijawab dan sesudahnya membaca doa sesuai yang sudah diajarkan dalam Islam.
Berikut adalah bacaan untuk menjawab adzan dan doa sesudah adzan yang bisa sahabat Dream baca, sebagaimana telah dirangkum oleh Dream melalui Merdeka.com.

Dalam sebuah kitab yang bernama Risalatul Mu’awanah wal Mudhaharah wal Muwazarah (Dar Al-Hawi, 1994) telah dijelaskan mengenai petunjuk mengenai bacaan yang diucapkan pada saat dan juga doa sesudah adzan.
وإذا سمعت المؤذن فقل مثل ما يقول إلا في الحيعلتين فقل: " لا حول ولا قوة إلا بالله" وفي التثويب صدقت وبررت، فإذا فرغت من جوابه فصل على النبي صلى الله عليه وسلم.
Artinya: “ Dan apabila Anda mendengar suara adzan, maka ucapkanlah seperti yang diucapkan muadzin kecuali ketika ia mengucapkan: حَیَّعَلَیالصَّلاةِ dan حَیَّعَلیالفَلٰاحِ. Sebagai jawabannya, ucapkanlah لَاحَوْلَوَلَاقُوَّةَاِلَّابِاللهِ “ La haula wala quwwata illa billahi (Tiada daya dan upaya kecuali dengan Allah).
Lalu saat mendengar muadzin menyerukan اَلصَّلاَةُخَيْرٌمِنَالنَّوْمِ (Sholat lebih baik daripada tidur) di saat adzan subuh, maka sahabat Dream bisa membaca صَدَقْتَوَبَرَرْتَ (engkau benar dan engkau telah berbuat kebajikan).
Melalui hal tersebut, maka bisa disimpulkan bagaimana seharusnya sahabat Dream menjawab adzan yang didengarkan.
Pertama
Setelah muadzin selesai melafalkan " Allahu akbar... Allahu akbar" lalu muadzin melafalkan " 'Asyhadu allâ ilâha illallâh" , maka kamu bisa menirukan bacaan tersebut yang masing-masingnya sebanyak dua kali.
Kedua
Lalu saat muadzin melafalkan " Hayya 'alashshalaah" dan " Hayya 'alalfalaah" , maka kamu bisa segera mengucapkan " Lâ haula walâ quwwata illâ billâhi" (Tiada daya dan upaya kecuali dengan Allah).
Ketiga
Saat adzan subuh berkumandang, biasanya muadzin melafalkan bacaan yang berbeda dengan adzan di waktu sholat lainnya. Di mana muadzin melafalkan " Ash-shalatu khairun minan naum" (Sholat lebih baik daripada tidur). Maka kamu bisa mengucapkan " Shadaqta wa bararta" (Engkau benar dan engkau telah berbuat kebajikan).
Keempat
Dan saat muadzin melafalkan " Allahu akbar Allahu akbar" dan " La illahaillallah" sebagai penutup adzan, maka sahabat Dream bisa menjawabnya dengan menirukan bacaan yang sama.
Kelima
Setelah adzan selesai dikumandangkan, sahabat Dream bisa melanjutkannya dengan membaca sholawat untuk Rasulullah saw, yakni “ Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammad” (Ya Allah, berikanlah rahmat-Mu kepada junjungan kami Muhammad).
Setelah mengetahui bagaimana bacaan untuk menjawab adzan, sahabat Dream hendaknya juga mengetahui doa sesudah adzan. Biasanya do aini juga ditayangkan di televisi setelah selesai tayangan adzan. Sehingga doa sesudah adzan sudah sangat sering didengar. Dengan begitu, bacaan ini akan lebih mudah untuk dihafalkan.
Berikut adalah doa sesudah adzan yang bisa kamu baca:
اللّٰهُمَّرَبَّهٰذِهِالدَّعْوَةِالتَّامَّةِوَالصَّلَاةِالْقَائِمَةِآتِسَيِّدَنَـامُحَمـَّدًاالْوَسِيلَةَوَالْفَضِيلَةَوَالدَّرَجَةَالرَّفِيْعَةَوَابْعَثْهُمَقَامًاالمَحْمُودًاالَّذِيْوَعَدْتَهُإِنَّكَلَاتُخْلِفُالْمِيْعَاد
Allâhumma Rabba hâdzihid-da'wati at-tâmmati, wash-shalâtil-qâimati, âti sayyidanâ Muhammad al-washilah wal fadlîlah, wad-darajatar rafî’ah wab’atshu maqâman mahmûdan alladzî wa’adtah, innaka lâ tukhliful-mî'âd.
Artinya: “ Ya Allah Tuhan yang memiliki seruan yang sempurna dan sholat yang tetap didirikan, karunialilah Nabi Muhammad wasilah (tempat yang luhur) dan kelebihan serta kemuliaan dan derajat yang tinggi dan tempatkanlah dia pada kependudukan yang terpuji yang telah Engkau janjikan, sesungguhnya Engkau tiada menyalahi janji, wahai dzat yang paling penyayang.”

Sahabat Dream tentu pernah mendengar bahwa salah satu waktu yang baik untuk berdoa adalah waktu di antara adzan dan iqomah. Nah, dalam Islam dianjurkan untuk membaca doa ini di waktu tersebut:
اللّٰهُمَّإِنِّيأَسْأَلُكَالْعَافِيَةَفِيْالدُّنْيَاوَالْأَخِرَةِ
Allahumma innî as-alukal-'âfiyah fid-dunya wal-âkhirah.
Artinya: “ Ya Allah, aku mohon pada-Mu keselamatan di dunia dan akhirat.”
Lalu setelah itu sahabat Dream bisa melanjutkannya dengan membaca ayat kursi:
اللهُلآإِلَهَإِلَّاهُوَالْحَيُّالْقَيُّومُلَاتَأْخُذُهُسِنَةٌوَلَانَوْمٌلَهُمَافِيْالسَّمَاوَاتِوَمَافِيالْأَرْضِمَنْذَاالَّذِيْيَشْفَعُعِنْدَهُإِلَّابِإِذْنِهِيَعْلَمُمَابَيْنَأَيْدِيْهِمْوَمَاخَلْفَهُمْوَلَايُحِيْطُونَبِشَيْءٍمِنْعِلْمِهِإِلَّابِمَاشَاءَوَسِعَكُرْسِيُّهُالسَّمَاوَاتِوَالْأَرْضَوَلَايَئُوْدُهُحِفْظُهُمَاوَهُوَالْعَلِيُّالْعَظِيْمُ
Allâhu lâ Ilâha illa Huwal hayyul qayyumu. Lâ ta'khudzuhû sinatuw wa lâ naûm. laHû mâ fissamâwâti wa mâ fil ardhi. man dzal ladzii yasfa'u 'indahû illâ bi idznihi. ya'lamu mâ baina aidiihim wa mâ khalfahum. wa lâ yuhithûna bi syai-in min 'ilmihii illâ bi mâsyâ-a. wasi'a kursiyyuhussamâwâti wal ardha. wa lâ ya-udhû hifzhuhumâ wahuwal 'aliyyul azhiim.
Artinya: “ Allah tidak ada Tuhan melainkan Dia yang Maha Kekal lagi terus menerus mengurus makhlukNya, tidak mengantuk dan tidak tidur Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izinNya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang meraka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendakiNya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi, Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar."
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya