Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
BCA
Dream - PT Bank Central Asia (BCA) akan menjamin uang nasabah kembali 100% jika menjadi korban skimming. Karena skimming bukanlah kesalahan nasabah.
Hal ini diinformasikan oleh pihak BCA oleh EVP Secretariat & Corporate Communication BCA, Hera F. Haryn, terkait kriteria ganti rugi nasabah.
“ Jadi kriterianya apabila kesalahan tidak di tangan nasabah. Jadi excluding social engineering akan diganti 100 %, seperti skimming contohnya,” Hera F. Haryn dalam acara BCA Talk, di Hotel Kempinski, Jakarta, Senin, 13 Juni 2022.
EVP Center of Digital BCA Wani Sabu juga menegaskan sistem pengembalian tersebut berlaku jika masalah yang dialami nasabah datang dari pihak BCA.
“ Kalau karena kelalaian dari karyawan kita (bank BCA), sistem kita, itu kita ganti 100 %,” tutur Wani Sabu.

Selain modus kejahatan skimming, BCA juga mengingatkan agar masyarakat berhati-hati akan perilaku cybercrime yang menggunakan data pribadi nasabah dengan modus social engineering.
“ 99% kriminal perbankan itu dari social engineering, sebuah tindakan yang mempengaruhi psikologis ke nasabah, sehingga nasabah memberikan data-datanya,” lanjut Weni.
Modus social engineering dipaparkan Weni seperti menggunakan akun palsu dan foto profil orang terkenal.
Mereka pihak yang tidak bertanggung jawab dapat menelepon dengan cara fake caller seperti memberitahukan kabar yang membuat panik ataupun penawaran menarik sehingga nasabah dapat tertipu memberikan data pribadi.

Dalam faktanya, cybercrime juga menggunakan media sosial, Weni menekankan untuk jangan tertipu dengan akun yang banyak follower karena bisa dibeli, konten yang mudah dibuat, hingga testimoni yang bisa diakali dengan mudah.
EVP Individual Customer Business Development BCA, Adrianus Wagimin juga menambahkan, nasabah yang menjadi korban penipuan untuk segera melaporkannya ke Halo BCA di 1500888.
‘’Jika Anda telah menjadi korban penipuan, silakan laporkan ke Halo BCA di 1500888 atau lewat Aplikasi HaloBCA. Yuk kita bersama-sama agar akun-akun palsu tersebut tidak kian merajalela mencari korban. Jika menemukan nomor telepon atau WhatsApp BCA palsu, segera laporkan ke Halo BCA di 1500888,’’ kata Adrianus.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli


Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
