Senin, 19 Oktober 2026 Cari

Bikin Sayembara Temukan Perhiasannya yang Dicuri, Wanita Ini Beri Imbalan Rp107 Miliar

Reporter : Alfi Salima Puteri
Senin, 25 Juli 2022 14:35
Bikin Sayembara Temukan Perhiasannya yang Dicuri, Wanita Ini Beri Imbalan Rp107 Miliar
Para pelaku mencuri uang tunai, perhiasan, dan permata senilai 25 juta poundsterling (Rp448 miliar). Ini juga merupakan pencurian terbesar yang pernah ada di Inggris.

Dream - Selebgram sekaligus sosialita asal Inggris, Tamara Ecclestone menawarkan hadiah 6 juta poundsterling atau sekitar Rp107 miliar bagi siapa pun yang dapat memberikan informasi soal perhiasannya yang dicuri dari rumah agar bisa segera ditemukan.

Melansir laman Sky News, Senin, 25 Juli 2022, rumah Tamara di Palace Green kemasukan maling pada Desember 2019 lalu. Para pelaku mencuri uang tunai, perhiasan, dan permata senilai 25 juta poundsterling (Rp448 miliar). Ini juga merupakan pencurian terbesar yang pernah ada di Inggris.

Ketika pencurian terjadi, Tamara sedang berlibur di Lapland bersama suaminya, Jay Rutland, serta putri dan anjing peliharaan mereka. Ia kemudian menjanjikan 25 persen dari nilai perhiasannya jika memberikan informasi ke pihak berwajib yang mengarah bisa mendapatkan kembali barang berharganya itu.

1 dari 3 halaman

Putri dari Bernie Ecclestone, mantan pemilik Formula 1 itu juga menawarkan hadiah sebesar 250 ribu poundsterling atau Rp4,4 miliar bagi mereka yang mampu menyerahkan Daniel Vukovic, salah satu pencuri di rumahnya ke polisi di London.

" Pria ini berpikir dia bisa menikmati matahari terbenam dengan semua rampasan dari merampok keluargaku dan aku," ujar Tamara.

Daniel Vukovic adalah pria asal Serbia yang disebutkan di pengadilan sebagai tersangka keempat anggota geng yang telah melakukan pencurian di rumah mewah Tamara. Dia diyakini melarikan diri ke Serbia dan saat ini pihak berwajib masih mencari keberadaannya.

2 dari 3 halaman

Tamara mengaku trauma atas kejadian pencurian dan hidupnya merasa tidak aman berada di rumah tersebut.

" Memikirkan orang-orang yang menjijikkan itu, mengobrak-abrik setiap ruangan di rumahku menyerang rumahku, menyentuh barang-barangku dan mencuri beberapa hal yang paling berharga bagiku, itu artinya aku tidak akan pernah bisa meletakkan kepala untuk beristirahat di rumah itu lagi dengan rasa aman yang sama seperti yang pernah aku rasakan," ungkapnya.

Putrinya yang merasa ketakutan juga masih bertanya apakah pencuri akan kembali lagi ke rumah mereka.

" Dia juga tidak akan berani untuk tidur sendirian," katanya.

3 dari 3 halaman

Pengadilan Crown Isleworth menetapkan bahwa warga negara Italia Jugoslav Jovanovic, Alessandro Maltese dan Alessandro Donati, merupakan tiga tersangka selain Daniel Vukovic.

Mereka semua dijatuhi hukuman penjara pada tahun lalu setelah diekstradisi dari Italia dan mengaku bersalah.

Jovanovic, yang dipenjara selama 11 tahun, juga mengakui dirinya melakukan pencucian uang. Sementara itu, Maltese dan Donati juga dijatuhi hukuman penjara selama delapan tahun sembilan bulan.

Beri Komentar