Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Bantuan Sosial (Bansos) menjadi tumpuan harapan bagi sebagian masyarakat di tengah tekanan akibat pandemi Covid-19. Bantuan yang tahun ini dibagikan dalam bentuk tunai itu menjadi penyambung hidup bagi mereka yang baru terkena PHK maupun penurunan penghasilan.
Ironisnya, kabar tentang Bansos yang ditunggu masyarakat itu diusik oleh beredarnya informasi tak benar dan menyesatkan. Salah satunya adalah kabar tentang Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang akan diberikan senilai Rp3,55 juta.
Kabar tersebut salah satunya muncul pada Selasa, 26 Januari 2021, lewat unggahan pemilik akun Facebook atas nama Ntye Hanstemm Boulers. Dia mengunggah klaim yang menyebut BPJS Kesehatan memberi bantuan dana kepada pekerja dari tahun 2000 hingga 2021.

Dalam klaimnya disebutkan bantuan BPJS Kesehatan diberikan untuk pekerja yang terdampak pandemi covid-19. Begini narasinya:
" Mereka yang bekerja antara tahun 2000 dan 2021 berhak menerima bantuan sosial finansial sebesar *Rp 3.550.000*.
Periksa apakah nama Anda ada di daftar untuk menarik manfaat
*Daftar lengkap*
https://whatsprem.club/bank-id"
Lalu, benarkah itu bantuan dari BPJS Kesehatan sebesar Rp 3,5 juta untuk pekerja dari 2000 hingga 2021?
Untuk membuktikan klaim tersebut, Cek Fakta Liputan6.com menghubungi Humas BPJS Kesehatan, Iqbal Anas Ma'aruf. Dia memastikan kalau klaim itu tidak benar.
" BPJS Kesehatan tidak pernah memberikan bantuan-bantuan finansial seperti itu. Klaim itu murni hoaks," katanya melalui WhatsApp, Rabu 27 Januari 2021.
Iqbal juga menyebut, pihak BPJS Kesehatan tidak menyebarluaskan informasi seperti itu melalui media sosial milik orang lain atau grup-grup di Facebook.
" Semua informasi terkait BPJS Kesehatan bisa diakses melalui care center 1500 400 atau ke akun medsos resmi BPJS Kesehatan dan website resmi BPJS Kesehatan, bpjs-kesehatan.go.id," ucapnya menegaskan.
Selanjutnya, Cek Fakta Liputan6.com juga menemukan bantahan hoaks soal klaim ini di akun Instagram Ask The Experts. Ini merupakan akun dari Grup Nasional Pengembangan Diri Informal (Work Life Balance) Duta milik BPJS Kesehatan.
Pada Rabu, 27 Januari 2021 terdapat unggahan yang membahas soal bantuan BPJS Kesehatan sebesar Rp 3,5 juta untuk pekerja dari 2000 hingga 2021.
View this post on Instagram
Klaim soal bantuan BPJS Kesehatan sebesar Rp 3,5 juta untuk pekerja dari 2000 hingga 2021 merupakan informasi hoaks. Informasi itu bukan dari BPJS Kesehatan
Sumber: Liputan6.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya