Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan
Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah
9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes
Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan
3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Konsep Saja Tak Cukup Untuk Mendorong Industri Keuangan Syriah Di Indonesia. (Foto: Shutterstock)
Dream – Sejak 2016, terjadi pergeseran minat penduduk Indonesia terhadap konsep syariah semakin meningkat. Namun, tingkat penetrasi syariah di Indonesia masih rendah.
Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah, Erick Thohir, mengatakan, kondisi ini merupakan peluang emas bagi bagi institusi penyedia layanan syariah di Tanah Air.
“ Konsep syariah saja tidak cukup,” kata Erick dalam webinar “ Rabu Hijrah”, dikutip dari keterangan tertulis, Kamis 28 Januari 2021.
Dia mengatakan industri perlu mengemas konsep syariah secara syariah dan kualitas pelayanannya yang tinggi. Ditambah lagi, ada insititusi yang kuat untuk mendorong ekonomi syariah.
“ Oleh karena itu, kehadiran Bank Syariah Indonesia (BSI) diharapkan akan meningkatkan kapitalisasi dan kapabilitas perbankan syariah di Indonesia,” kata Erick.
Sekadar informasi, BSI menempati peringkat ke-8 di Indonesia. Bank syariah hasil merger ini ingin menjadi top 5 bank nasional dan top 10 bank syariah global. Bank itu menjadi bukti komitmen Kementerian BUMN atas keberpihakan terhadap ekonomi umat.
“ Dengan aset sebesar Rp200 triliun per Desember 2020, BSI akan membangun brand yang kuat dengan produk dan layanan syariah yang inovatif dan nasabah universal,” kata Direktur Utama BSI, Hery Gunardi.
Hery mengatakan BSI menawarkan produk yang inovatif, jaringan yang luas, SDM yang kompeten, sistem IT yang handal, serta permodalan yang kuat. Tak hanya itu, kata dia, bank syariah ini juga akan membangun sentra UMKM di kota dan kabupaten dan medistribusikan pembiayaan berbasis komunitas dan lingkunga masjid.
“ Serta penyaluran ke UMKM binaan Kementerian BUMN dan lembaga lainnya,” kata dia.
Sekretaris Jenderal PBNU, Helmy Faishal Zini, menyebut bank syariah itu bisa mendorong kesejahteraan ekonomi dan pemberdayaan ekonomi umat.
Sementara, Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Razikin Juraid, mengatakan, kehadiran BSI bisa memperkuat UMKM di Indonesia. Razikin optimistis Indonesia harus mampu menjadi poros praktik ekonomi syariah di dunia.
Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Ekonomi dan Daya Saing SetWapres, Ahmad Erani Yustika, mengingatkan Indonesia harus meningkatkan daya saing karena ada globalisasi. Jika tidak ada upaya ini, tantangan Indonesia akan semakin berat.
“ Oleh sebab itu, langkah pemerintah dalam melakukan aksi korporasi seperti merger ini harus memiliki agenda spesifik. Ketiga langkah tersebut adalah, aksi afirmasi untuk kepentingan penegakan demokrasi ekonomi, BSI sebagai agen dari aksi ekonomi, serta inovasi ekonomi,” kata dia.
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan

Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes