7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak (Shutterstock.com)
Dream - Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati, menegaskan, hingga saat ini belum ada kebijakan menghapus Pertalite atau bahan bakar di bawah RON 91. Meski demikian, dia menyebut Pertamina terus mendorong masyarakat menggunakan BBM dengan oktan tinggi.
" Supaya, tadi, ada kesesuaian dengan ketentuan minimum RON 91 kemudian lari ke Pertamax. Tetapi tidak ada kebijakan hari ini yang untuk menghapuskan Pertalite. Itu tidak ada," kata Nicke, dikutip dari merdeka.com, Selasa 28 Desember 2021.
Pertamina, kata dia, mendorong upaya edukasi kepada masyarakat untuk sama-sama merasakan manfaat program langit biru yang dicanangkan sejak 2020.
Dia menyatakan, Pertalite masih akan ada di pasaran. Namun Nicke mengimbau masyarakat menggunakan BBM dengan kualitas yang lebih baik.
" Jadi Pertalite ini masih ada di pasar, jadi silahkan, tapi kami mendorong agar menggunakan yg lebih baik yaitu Pertamax supaya kita bisa memberikan kontribusi terhadap penurunan karbon emisi di indonesia," tutur dia
Imbauan ini, lanjut Nicke, sesuai ketentuan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan tentang pengurangan emisi karbon. Dalam aturan itu dimuat rekomendasi penggunaan BBM dengan tingkst RON 91.
" Jadi ini dasarnya. Nah kita melihat bagaimana tahapan yang dilakukan karena bapak presiden sendiri mengatakan bahwa harus melihat juga aspek lain dalam impementasinya," kata dia.
Menurut dia, aspek-aspek itu antara lain affordability dan supply. Artinya keterjangkauan harga dan pasokan dari Pertamina.
" Oleh karena itu mulai pertengahan tahun 2020, pertamina sudah melakukan atas izin pemerintah sdh melakukan program yg kita sebut program langit biru. Program langit biru ini sebetulnya mendorong masyarakat untuk membeli shifthing dari premium ke pertalite," katanya.
Caranya, mulai Juni 2020, Pertamina memberikan diskon Pertalite seharga Premium untuk mendorong peralihan. " Dan ini alhamdulilah kesadaran masyarakat menggunakan BBM yang lebih ramah lingkungan ini meningkat," tutur Nicke.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?