Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Perusahaan Ini Siap Membeli Wajahmu Untuk Dijadikan Masker 3D. (Foto: Oddity Central)
Dream – Dalam pergaulan kita mungkin pernah mendengar seseorang bercanda meminta orang lain menjual wajahnya karena tak juga mendapat pasangan. Meski sedikit terdengar aneh, ternyata ada sebuah perusahaan yang mau membeli wajah kamu dengan harga menggiurkan.
Dikutip dari Oddity Central, Senin, 30 November 2020, bisnis unik ini dijalankan sebuah perusahaan Jepang yang mengaku siap `membeli` wajah kamu dengan harga 40 ribu yuan atau sekitar Rp5,5 juta.
Perusahaan ini tentu saja tak membeli wajah kamu secara harfiah. Si perusahaan siap membeli hak hak kepemilikan wajah kamu untuk dijual menjadi masker realistic 3D.
Produsen dan toko masker wajah 3D itu bernama, Kamenya Omoto. Perusahaan mengumumkan keinginannya untuk membeli wajah seseorang seharga 40 ribu yen (Rp5,42 juta). Perusahaan ingin memproduksi wajah orang-orang menjadi sebuah masker realistis.
Jika topeng ini populer di kalangan klien, orang yang wajahnya juga “ populer” akan mendapatkan persentasi keuntungan. Proyek kontroversial ini bernama “ The Face” yang bertujuan untuk memberikan sentuhan fiksi ilmiah pada ide jual beli wajah.
Di era privasi dan data pribadi lebih penting, konsep ini tentu menimbulkan tanda tanya. Meskipun terlihat aneh, rupanya konsep itu menjadi sangat populer.
Setelah mengumumkan ide tersebut, Kamenya Omoto dibanjiri tawaran dan pertanyaan tentang konsep The Face. Meskipun programnya terbatas di Tokyo, minat orang-orang begitu besar sehingga perusahaan memutuskan untuk memilih wajah melalui undian.
Siapa pun yang berusia di atas 20 tahun dan tinggal di Tokyo, bisa melamar untuk menjual wajah demi dapat untung. Tapi, perusahaan tidak akan mengizinkan yang terpilih untuk mengungkapkan identitas.
Pembuat masker topeng juga setuju tidak mengungkapkan kemiripan atau informasi pribadi kepada siapa pun di luar pembuatan masker.
Pelanggan yang tertarik untuk memakai wajah orang lain sebagai masker, bisa memesan terlebih dahulu. Jika ingin memakai opsi lainnya, perusahaan akan segera mengumumkan lebih banyak wajah yang tersedia.
“ Kami akan membeli dan menjual wajahmu. Cerita fiksi ilmiah ini akan menjadi kenyataan. Belum ada yang tahu apa yang akan terjadi pada dunia yang penuh dengan wajah yang sama denganmu,” tulis situs Kamenya Omoto.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya