Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Mian Saat Berjumpa Dengan Halda Rianta Dan Dara Arafah Dalam Acara Metal UMKM Di YouTube
Dream - Jalan untuk membuka bisnis memang tak terduga. Seperti yang dirasakan Pak Mian, dengan usaha ayam gepreknya yang kini punya omzet puluhan juta perbulan. Bisnisnya justru dimulai saat kondisi ‘terjebak’.
Mian adalah salah satu dari sekian banyak orang yang terdampak pandemi. Awalnya dia berprofesi sebagai sopir ojek online di platform Gojek sejak 2017. Namun ketika pandemi terjadi di awal 2020, orderannya menjadi sulit, sangat sepi.
Masih teringat bagaimana pandemi menimbulkan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), di mana orang-orang hanya bisa berdiam diri di rumah.
Ketika seperti itu, Mian tak ada pemasukan, sebab orang-orang tak bisa pergi. Lantas siapa yang mau diantar Mian?
Pria ini lantas memutar otak untuk dapat bertahan demi keluarganya di rumah. Muncullah ide untuk membuat ayam geprek dengan modal Rp500 ribu saja.
Dia menamai usahanya dengan Ayam Geprek Express yang datang dari racikan dapur rumahnya di Cibubur, Bogor, Jawa Barat.
“ Sejak hari pertama Ayam Geprek Express beroperasi, usaha saya sudah bergabung dengan GoFood dan berhasil mendapatkan tiga pesanan pertama secara online,” kata Mian dalam keterangannya, dikutip pada Jumat 4 November 2022.
Meskipun hanya tiga pesanan, Mian menganggapnya ini adalah sebuah keberhasilan yang membuatnya optimistis untuk beralih profesi ke dunia kuliner.
“ Berawal dari keberhasilan di hari pertama berjualan itu, saya semakin optimistis berprofesi sebagai pengusaha kuliner,” ungkapnya.
Mian tak berdiam diri, dia mengikuti berbagai komunitas untuk belajar lebih dalam mengenai tren bisnis kuliner, contohnya saja strategi mengatur harga jual produk.
“ Saya juga tidak merasa sendirian dalam mengembangkan usaha, gabung dengan GoFood membuat saya dapat mengikuti Komunitas Partner GoFood (KOMPAG),” katanya.
Kegigihannya terbayar, berkat teknologi dan jualan online, Ayam Geprek Express berhasil meningkatkan penjualan sebesar lima belas kali lipat sejak awal berjualan hingga saat ini.
Bahkan, Mian telah mampu menghasilkan omzet hampir Rp77 juta setiap bulannya dan melayani kurang lebih 75 pesanan setiap harinya.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya