Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menteri Investasi Indonesia Bahlil Lahadalia (Foto: Instagram @bahlillahadalia)
Dream - Menteri Investasi Indonesia Bahlil Lahadalia membagikan kisah perjalanan hidupnya yang tak mudah. Menteri yang tergabung dalam Kabinet Indonesia Maju Jilid II itu bahkan pernah putus sekolah karena keterbatasan biaya.
Siapa sangka, masa kecil menteri yang kini juga menjadi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal itu dipenuhi dengan perjuangan mencari duit alias bekerja untuk membantu ekonomi keluarga.
Semenjak Sekolah Dasar (SD) pria asal Maluku Tengah ini mengaku sudah banyak melakukan kerja serabutan.
" Sejak SD, saya sudah kenal bagaimana harus cari duit untuk membantu perekonomian keluarga,” ungkapnya dalam postingan Instagram @bahlillahadalia.
Sang menteri menyebut jika dulu ayahnya adalah seorang buruh. Sedangkan ibunya bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT). Karena penghasilan orangtua yang tidak mencukupi, ia harus ikut kerja untuk membantu perekonomian.
“ Mulai dari jual kue, angkut kayu bakar, jadi kondektur supir angkot, sampai naik pangkat jadi supir angkotnya," tulisnya.
Bahlil pun sempat putus sekolah ketika menempuh pendidikan di bangku SMP. Lantas dia bekerja di hutan sebagai helper ekskavator.
" Saat SMP saya sempat putus sekolah dan bekerja di hutan sebagai helper ekskavator, tugasnya itu masak dan ganti oli gemuk ekskavator," tulisnya.
Namun ia kembali melanjutkan pendidikan dengan mengambil ujian paket C. Bahlil pun berpesan kepada generasi muda agar tidak pernah patah semangat untuk mengejar cita-cita.

" Bagi adik-adik semua, saya ingin berpesan bahwa jangan pernah patah semangat oleh keadaan sulit yang mungkin saja saat ini sedang dirasakan. Tetap berpikir positif, tetap maju, dan yakin untuk bisa melanjutkan sekolah sampai jenjang yang lebih tinggi," tulisnya.
Kegigihan Bahlil membuah hasil dengan kariernya yang cemerlang. Dia menempuh penidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura, Papua.
Hingga Bahlil memiliki 10 perusahaan di berbagai bidang di bawah bendera PT Rifa Capital sebagai holding company.
Dan kini dia menjadi Menteri Investasi Indonesia dalam Kabinet Indonesia Maju Jilid II Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang dilantik pada 28 April 2021.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya