Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Dato Sri Tahir Dikabarkan Akan Membeli Bank Muamalat.
Dream – Salah satu orang terkaya di Indonesia, Dato Sri Tahir membantah kabar akan membeli saham PT Bank Muamalat Indonesia. Pemilik Mayapada Group menegaskan dirinya hanya ingin membantu perintis bank syariah itu tanpa memilikinya.
“ Nggak benar,” kata Tahir kepada Dream di Jakarta melalui sambungan telepon, Kamis 27 September 2018.
Menurut Tahir, pengelolaan Bank Muamalat sebaiknya dilakukan oleh orang yang memang mengerti akan bank syariah.
“ Bank Islam harus di-running oleh orang yang mengerti tata kelolanya. Itu bank khusus,” kata dia.
Pria bernama asli Ang Tjoen Ming itu kembali menegaskan jika dirinya sama sekali tidak akan mengakuisisi atau membeli saham Bank Muamalat. Yang ada, lanjutnya, dia siap memberikan dukungan bank syariah ini untuk melewati masa-masa sulitnya. .
“ Saya pribadi hanya membantu (Bank Muamalat mengatasi) masa-masa sulit, tapi tidak untuk akuisisi. Kita sendiri ada Bank Mayapada, jadi nggak akuisisi lagi. Bank Islam bukan keahlian saya,” kata dia.
Tahir menjelakan bentuk dukungan yang diberikannya bisa berupa bantuan permodalan. Namun hal itu bisa dilakukan jika Bank Muamalat meminta bantuannya.
“ Misalnya, memerlukan cash untuk likuiditas, kita siap,” kata Tahir.
Sebaliknya, Tahir malah menyebut nama Ilham Habibie sebagai orang yang dianggap cakap untuk mengelola Bank Muamalat. Ilham dianggap mengerti perihal pengelolaan bank syariah.
Untuk diketahui, Ilham dikabarkan membentuk konsorsium bersama perusahaan investasi dari Singapura Lynx Asia, SGG Group, dan Arifin Panigoro. Konsorsium ini nantinya akan menyuntikkan modal ke bank syariah itu.
“ Nantinya Pak Ilham yang akan buat konsorsium,” kata dia.(Sah)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya