Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kapten Pilot Sharifah Czarena Suriany Syed Hashim (Foto: Instagram/royalbruneiair)
Dream – Maskapai penerbangan Brunei Darussalam, Royal Brunei Airlines (RBA), mengumumkan Capt. Sharifah Czarena Suriany Syed Hashim, mendapatkan gelar kehormatan dari Internartional Forest of Friendship (IFOF).
Sharifah mendapatkan gelar ini sebagai pilot perempuan pertama yang bertugas di semua penerbangan di Asia Tenggara.
Dilansir dari laman Royal Brunei, Kamis 27 September 2018, dia akan dilantik bersama wanita dan pria lainnya yang telah memberikan layanan khusus, kepemimpinan, persahabatan, dan dukungan kepada orang lain untuk mencapai tujuan penerbangan.
Orang-orang ini telah memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan penerbangan dan mereka yang telah membuat catatan penerbangan.
Untuk memperingati pelantikan Sharifa, IFOF menanam sebuah pohon di Brunei Darussalam. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah hutan dengan pepohonan yang merepresentasikan 50 negara bagian Amerika Serikat dan 36 negara di seluruh dunia.

Kapten Sharifah Czarena (Foto: Instagram/royalbruneiair)
CEO RBA, Karam Chand, mengaku bangga karena Sharifa mendapatkan penghargaan dari IFOF dan merupakan kapten wanita pertama di RBA dan Asia Tenggara. Pihaknya terus mendukung Sharifa agar bisa mengembangkan kariernya bersama RBA.
“ (Sharifa) Benar-benar merupakan teladan inspirasi bagi pemuda Brunei untuk menunjukkan bahwa mereka dapat mencapai impian dengan kerja keras dan dedikasi,” kata Karam.
Dream - Sementara itu, Sharifa merasa bangga dan senang mendapatkan penghargaan ini. “ Saya menantikan perayaan akhir pekan ini di Atchinson, Kansas, Amerika Serikat,” kata dia.
Delegasi dari IFOF pergi ke Brunei Darussalam untuk memberikan sertifikat penghargaan kepada Sharifa. Upacara penobatan ini berlangsung pada 22 September 2018.
“ IFOF juga akan mengingat RBA yang memiliki kapten perempuan pertama di Asia Tenggara dan semua kru perempuan yang dibawa Sharifa ke Jeddah pada Hari Nasional Brunei Darussalam pada 2017,” kata IFOF di sebuah pernyataan. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya